Dana ADB Mengucur 1 Juta USD – KOLAKA POS

KOLAKA POS

SULSELBAR

Dana ADB Mengucur 1 Juta USD

Net/Ilustrasi

KOLAKAPOS, Palopo–Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perumahan Rakyat dan Pekerjaan Umum (KemenPera-PU) mendapat bantuan dana program New Site Development (NSD) senilai 5 juta USD atau sekira Rp65 miliar dari Asian Development Bank (ADB).

Bantuan untuk mendukung gerakan 100-0-100 (seratus kosong seratus) pada tahun 2019. Maksud dari 100-0-100 adalah pada tahun 2019 mendatang, seratus yang pertama adalah 100 persen masyarakat terpenuhi kebutuhan air minum. Kemudian nol persen permukiman kumuh, dan seratus yang kedua adalah 100 persen keluarga memiliki sanitasi atau jamban keluarga.

Dari sekira 500 kabupaten/kota di Indonesia, hanya lima daerah yang mendapat program NSD yakni Kota Palopo, Kendari, dan Kapuas. Dua kab/kota lainnya mengundurkan diri. Setiap kab/kota mendapat alokasi dana 1 juta USD atau sekira Rp13 miliar, termasuk Palopo juga mendapat kucuran dana Rp13 miliar. Tetapi karena dua daerah mengundurkan diri, maka masih ada dana Rp26 miliar kemungkinan dibagi lagi ke tiga kab/kota yang siap menjalankan program tersebut.
”Jadi kemungkinan besar, Palopo masih mendapat tambahan dana sekira Rp8,6 miliar. Sehingga jumlahnya mencapai Rp22 miliar,” terang Kepala Bappeda Palopo, Firmanza DP ketika tampil sebagai narasumber pada sosialisasi dan workshop Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) di ruang pola lantai II Kantor Walikota Palopo, Jl. Samiun, Kamis, 13 Oktober 2016 kemarin.
Dana sebesar Rp13 miliar tersebut akan digunakan untuk pembangunan infrastruktur penataan kawasan pemukiman baru bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) seperti pembangunan jalan, drainase, lampu penerangan jalan, sanitasi, dan lainnya. Rencana lokasinya seluas 2 hektar di Kelurahan Songka dan Kelurahan Sampoddo. Anggaran pembebasan lahan dibiayai melalui dana pendampingan APBD Kota Palopo.

Sedang untuk pembangunan rumah tapak tipe 36/72 pada lokasi dua hektar tersebut, menggunakan anggaran lain diluar Rp13 miliar yang berasal dari bantuan ADB. Sumber anggarannya tetap dari Kemenpera-PU. Jumlah rumah yang akan dibangun sebanyak 176 unit bagi MBR. Sifatnya nanti bukan hibah, tetapi status sewa. ”Karena pemerintah pusat tidak lagi merekomendasikan pemberian rumah secara hibah,” terangnya.
Sebelumnya, kata Firmanza, Kota Palopo telah mendapat anggaran NUSSP-2 skala kawasan sebesar Rp12 miliar untuk tiga kelurahan, tambah NUSSP-2 skala lingklungan sebesar Rp1 miliar untuk 9 kelurahan. Jadi total NUSSP-2 Rp21 miliar dan sedang berjalan tahun 2016 ini. Anggaran tahap pertamanya sudah dicairkan oleh BKM pelaksana program tersebut. (palopo/fajar)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top