Takut Pulang Tak Bawa Uang, Suami Nekat Menjambret – KOLAKA POS

KOLAKA POS

HUKUM & KRIMINAL

Takut Pulang Tak Bawa Uang, Suami Nekat Menjambret

KOLAKAPOS, Pekanbaru–YL (29) adalah salah satu jenis suami yang takut istri. Saking takutnya pulang tak membawa uang ke rumah, ia nekat menjambret di Jalan Wono Sari, Kecamatan Bukit Raya, Pekanbaru, Riau, Senin (10/11) sekitar pukul 19.00 WIb.

Sialnya, aksinya itu tak berjalan mulus. Ia ditangkap warga lalu digebukin. Pukulan warga masih membekas ditubuh pelaku bandit jalanan itu. Sebab, melihat aksi beringas pelaku terhadap korbannya Ridha Widya, 25, seorang dokter di Pekanbaru mengalami kondisi yang sangat tragis.

Setelah di pelasah warga, pelaku diserahkan ke Polsek Bukit Raya untuk dilakukan proses lebih lanjut.

Menurut pengakuan tersangka saat berada diruang Kanit Reskrim Polsek Bukit Raya, YL mengaku aksi nekad itu dilakukan karena takut istrinya.

“Istri saya marah kalau tak bawa uang pulang ke rumah, kerja saya ngga ada,” ucap YL seperti diberitakan Riau Pos (Jawa Pos Group) kemarin (12/10).

Diceritakan pelaku, sebelum melakukan jambret ia hendak pergi bersama temannya jalan-jalan, karena saat itu tersangka bertengkar dengan istrinya.

Pada saat melintas di jalan Wono sari, bahan bakar sepeda motor rekan tersangka habis dan mereka mengaku tidak punya uang.

Tak beberapa lama kemudian, setelah mereka melihat korban menyandang tas dan rekan tersangka berinisial NL menyuruh YL untuk mengambilnya.

Bapak tiga anak ini pun melancarkan aksinya. Namun, saat beraksi korban berteriak hingga memancing perhatian warga disekitar tempat kejadian perkara (TKP) lalu mengejar pelaku.

“Kami kabur bawa dompet korban. Tapi kami sial tabrakan dengan sepeda motor lain saat mau masuk dijalan Surabaya,” jelas YL.

Ia pun gagal membawa hasil jambret untuk istrinya. Sementara dinginnya sel tahanan Mapolsek Bukit Raya akan ia rasakan.

Kanit Reskrim Polsek Bukit Raya, AKP Sihol Sitinjak menjelaskan bahwa dua orang pelaku jambret ini masih satu orang yang diamankan.

” NL masih kami buru,” jelas Sihol seperti diberitakan Riau Pos (Jawa Pos Group) hari ini (12/10).

Selain diburu, pelaku NL juga sudah ditetapkan sebagai DPO dan dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Sementara barang bukti yang diamankan berupa sebuah tas berisi uang Rp112 ribu, beberapa peralatan dokter dan dua unit Hp.

Atas perbuatannya, tersangka YL dijerat dengan pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan (curas) diancam sembilan tahun penjara. (man/ray/jpnn)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top