Penempatan Pedagang di Pasar Tinanggea Bakal Diundi Ulang – KOLAKA POS

KOLAKA POS

Jazirah Sultra

Penempatan Pedagang di Pasar Tinanggea Bakal Diundi Ulang

KOLAKAPOS, Andoolo –Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Konsel, akhirnya merespon polemik pasar Tinanggea yang dianggap mubazir, karena tidak difungsikan oleh pedagang. Termasuk permintaan Lurah Tinanggea Irwan, yang meminta Dinas Perindag untuk melakukan pengundian (pengaturan) ulang, atas kepemilikan 90 lods di pasar tersebut.

Kadis Perindag Konsel Abdullah menjelaskan, terkait kepemilikan lods di pasar Tinanggea sudah sesuai prosedur dan tidak ada sistem arogansi pemeritah didalamnya. Dimana pada saat pembagian lods-lods tersebut, dihadiri oleh Camat, Lurah, tokoh masyarakat dan pihak Kepolisian.
”Pada saat pembagian lods, semua berjalan lancar namun pada saat berjalan sebulan, tiba-tiba saja terjadi penurunan drastis. Dengan berbagai macam alasan para pedagang meninggalkan pasar tersebut,” katanya.
Terkait tudingan bahwa adanya kepemilikan kunci di luar pedagang, pihaknya mengaku bisa saja terjadi.
”Kalau mereka meminta untuk dikocok (diatur, red) ulang, kami sangat setuju agar para pedagang juga puas dan segera mengaktifkan pasar tersebut. Dengan catatan para penghibah di lokasi pasar tidak boleh dilibatkan, karena ini adalah tugas pemerintah disana yakni Camat dan Lurah,” jelasnya.
Ia sangat disayangkan anggaran yang begitu besar dikucurkan untuk pembangunan pasar, kemudian tidak difungsikan dengan baik. Sementara Kabupaten lain yang jarak pasarnya sangat jauh, bahkan harus menyebrangi laut sangat ramai, sementara di Konsel tidak.
”Anggaran pasar ini tidak gampang. Ini susah payah kita loby di pusat agar bisa kita dapatkan, tapi kok setelah kita dapat dan bangun, malah tidak difungsikan,” katanya dengan nada kecewa.
Ia menambahkan, secepatnya pihaknya akan melakukan koordinasi dengan pemerintah setempat dan para pedagang, agar segera melakukan penataan ulang, sehingga pasar tersebut cepat difungsikan, agar tingkat perekonomian masyarakat meningkat.
”Pengocokan ulang itu, tergantung pemerintah setempat karena mereka yang lebih tahu kondisi disana. Kemudian kami dinas terkait hanya membangun dan menyediakan tempat saja, intinya kami sangat mendukung jika dilakukan lot ulang,” tutupnya. (k5)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top