Ratusan Peserta Hadiri Sosialisasi Balatkom dan Paham Radikal — Dandim Muna: Kegiatan Ini Untuk Menangkal Gerakan Komunis Gaya Baru – KOLAKA POS

KOLAKA POS

Jazirah Sultra

Ratusan Peserta Hadiri Sosialisasi Balatkom dan Paham Radikal — Dandim Muna: Kegiatan Ini Untuk Menangkal Gerakan Komunis Gaya Baru

Dandim 1416 Muna Letkol Arh Hendra Gunawan saat memberikan materi terkait bahaya laten komunis dan paham radikal.FOTO:Ahmad/Kolaka Pos

KOLAKAPOS, Raha–Ratusan orang yang tergabung dari pelajar tingkat SMA sederajat, mahasiswa dan masyarakat Muna, mengikuti kegiatan sosialisasi bahaya laten komunis (Balatkom) dan paham radikal, di Aula SOR La Ode Pandu Raha, Kabupaten Muna, Jumat (30/9) pagi.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Komandan Kodim 1416 Muna Letnan Kolonel (Letkol) Arh Hendra Gunawan dan dihadiri Kepala Badan Kesbangpol Muna La Ode Abdul Kadir, Kasdim 1416 Muna Mayor INF Suharjani Dwi Siswanto, Pasi Intel Kodim 1416 Muna Lettu INF Bahar Pasi dan puluhan prajurit TNI dari Makodim 1416 Muna.
Dandim 1416 Muna Letkol Arh Hendra Gunawan mengungkapkan, perjalanan panjang sejarah gerakan PKI untuk mewujudkan masyarakat komunis di Indonesia tidak pernah berhenti. Untuk mencapai tujuan tersebut, komunis menggunakan berbagai cara, mulai dari mempengaruhi sampai jalan penetrasi dan infiltrasi ke dalam organisasi massa.
“Kegiatan ini bertujuan untuk menangkal timbulnya kembali gerakan-gerakan komunis gaya baru, dimana gerakan komunis gaya baru telah banyak menyusup ke berbagai elemen masyarakat, dan perlu diingat bahwa komunis di Indonesia merupakan bahaya laten yang tidak pernah mati, akan tetapi hanya berubah bentuk serta akan terus berkembang dengan gaya baru,” terangnya.
Lanjut pria tegap dengan dua bunga di pundaknya itu, dalam menghadapi berbagai kemungkinan tersebut, maka perlu diberikan penjelasan dan pemahaman kepada semua elemen masyarakat, tentang berbagai hal yang terkait dengan bangkitnya kembali komunisme, yang dapat dijadikan sebagai bekal dalam melaksanakan tugas binter di lapangan, guna terwujudnya tingkat kewaspadaan yang tinggi dikalangan pelajar serta masyarakat, sehingga tidak mudah terhasut dan terpancing oleh tipu daya serta propaganda yang dilakukan oleh komunisme.
“Ideologi komunis itu tidak boleh tumbuh dan berkembang di Indonesia, serta kita harus tahu mereka (komunis dan paham radikal, red) terus berupaya untuk masuk dan merusak otak generasi muda. Sehingga dengan itu, kita harus antisipasi dan waspada,” tegasnya. (m1)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top