Pj Kades Rambaha Dituding Lalaikan Tugas – KOLAKA POS

KOLAKA POS

Jazirah Sultra

Pj Kades Rambaha Dituding Lalaikan Tugas

Aksi protes warga terhadap Pj Kades Rambaha.FOTO: Haliqfat/Kolaka Pos

Rumbia, KoP–Kantor Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Bombana, kemarin (22/9), mendadak ramai. Pasalnya, sejumlah warga yang menamakan diri Barisan Masyarakat Penyelamat Desa Rambaha (BMPDR), menggelar demostrasi dengan menuntut pelaksana jabatan kepada desa Rambaha, Jumail, meletakkan jabatannya. Sebab, Jumail dianggap tidak bisa menjalankan tugasnya secara profesional.
Koordinator lapangan Ridwan mengatakan, protes yang dilakukan oleh warga desa Rambaha, sebagai bentuk kekecawaan terhadap Jumail, yang juga tercatat sebagai guru di salah satu sekolah di Bombana. “Pj Kades Rambaha (Jumail, red) dalam pemberian hak berupa KTP (kartu tanda penduduk, red), kartu keluarga (KK), serta bantuan pemerintah hingga fungsi sebagai seorang guru tidak maksimal,” ungkapnya.
Mereka juga mempertanyakan sikap Kades yang melalaikan status perwalian kelas, yang selama enam bulan lamanya tidak aktif, sehingga berpengaruh pada proses belajar siswa. Selain itu, hubungan tidak terjalin harmonis terhadap warga, akibatnya tidak ada komunikasi dan transparansi penggunaan anggaran desa karena bersifat tertutup, sehingga pelayanan bagi warga tidak merata.
“Tentunya kami meminta pada pj bupati Bombana, untuk memberikan sanksi yang tegas terhadap Jumail selaku pj kepala desa Rambaha, yang selama ini dinilai lalai menjalankan tugasnya selaku tenaga didik (guru, red), dan meminta pada Pj bupati Bombana untuk segera mengankat Pj Kades yang berdasarkan usulan masyarakat desa,” harapnya.
Sementara itu, di tempat yang sama Kadis Dikpora Bombana Abdul Rauf mengungkapkan, akan melakukan pemanggilan terhadap Jumail selaku tenaga didik untuk didengarkan pendapatnya, terkait tidak aktifnya selama enam bulan lamanya sebagai perwalian murid.
Persoalan pencabutan izin atau Surat Keputusan (SK) pelaksana jabatan, dirinya tidak bisa mengakomodir itu.
“Dalam waktu dekat ini saya akan memanggil yang bersangkutan (Jumail, red) serta pengawas sekolah. Terkait pencabutan izin, itu hak Pj bupati Bombana,” tegasnya. (k6)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top