Pelaku dan Penadah Pencurian Dibekuk – KOLAKA POS

KOLAKA POS

Ragam

Pelaku dan Penadah Pencurian Dibekuk

Dirreskrimum Chuzaini Patappoi bersama kabid humas Sunarto, saat memaparkan kronologis pencurian (atas), Sejumlah kendaraan hasil curian (bawah}. FOTO: Kadamu/Kolaka Pos

 

Kendari, KoP–Jajaran Polda Sultra akhirnya berhasil membekuk pelaku dan penadah pencurian motor serta barang elektronik yang selama ini meresahkan warga. Pelaku pencurian yakni, S (25), ZM (30), R (22), S (23), IR (27) dan AN (29), sedangkan penadah MB (35) L (37) RY (40) dibekuk di lokasi yang berbeda.

Dir Reskrimum Polda Sultra, Kombes Pol Chuzaini Patoppoi menjelaskan, pelaku pencurian yang diamankan dilakukan di lokasi berbeda yakni di Kendari, Konawe, Konawe Utara, Kolaka dan Konsel. Selain pelaku, jajarannya juga berhasil mengamankan barang bukti berupa 25 unit motor, dua unit handpone, delapan unit laptop, tiga TV.

“Kami berhasil menangkap enam orang pelaku pencurian dan tiga orang tiga penadah. Dan pelaku ditangkap di tempat yang berbeda, yakni Kota Kendari, konawe, konawe utara, Kolaka, dan konsel,” terangnya.

Ia menjelaskan, modus pencurian yang dilakukan para pelaku dengan cara masuk ke dalam rumah dan mengambil barang yang berharga. Setelah berhasil mengambil, hasil barang curiannya dijual di tempat yang berbeda-beda dengan harga bervariasi.

“Barang berharga apa saja yang ada dalam rumah tersebut diambil, seperti motor, TV, ataupun yang lainnya. Barang hasil curiannya dijual ditempat yang berbeda-beda. Dan harganya dijual bervariasi, kalau motornya bagus dijual Rp 3 juta, tapi kalau misalkan tidak terlalu bagus dijual Rp 2 juta. Misalnya saja, pelaku beraksi di Kolaka maka hasil curiannya tidak akan dijual di Kolaka, begitupula yang mencuri di Kendari, barangnya tidak dijual di Kendari,” imbuhnya.

Chuzaini menegaskan, pihaknya akan terus mengembangkan kasus pencurian ini, agar tidak meresahkan lagi. “Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya pelaku dijerat dengan pasal 363 KUHP, 480 KUHP, dan 35-55 KUHP, ancaman hukuman diatas tujuh tahun penjara,” paparnya.

Ia menambahkan, bagi warga yang merasa kehilangan barang, bisa datang ke Polda. “Jika ada masyarakat yang merasa kehilangan motor ataupun elektronik, silakan datang di Polda sultra. Meski demikian, untuk bisa membawa barang tersebut, pemilik motor ataupun elektronik, dimintai dulu keterangannya selaku saksi, dan membuktikan surat-surat kepemilikan,” tandasnya. (p2/b)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top