PBB Kolaka Capai 33,98 persen – KOLAKA POS

KOLAKA POS

Metro Kolaka

PBB Kolaka Capai 33,98 persen

Kepala Bidang pendapatan sumber lain dinas pendapatan daerah kolaka Laode Popi saat memperlihatkan lokasi yang belum membayar pajak. FOTO: Dadang/Kolaka Pos

Kolaka, KoP–Realisasi capaian Pendapatan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kabupaten Kolaka masih sangat rendah. Tercatat, hingga Agustus pencapaian PBB masih jauh dari target tahun ini.

Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kolaka , Sulkarnain melalui Kepala bidang pendapatan sumber lain Laode Popi menyebutkan, pencapaian PBB pada 12 kecamatan masih sangat rendah yaitu mulai dari Januari hingga Agustus . Dari target pencapaian PBB tahun ini, sebesar Rp3 miliar lebih, hingga pertengahan tahun, realisasi PBB baru sekitar Rp1 miliar lebih atau 33,98 persen.”Kami mengakui, saat ini pemcaaian belum maksimal, namun saya yakin target PBB ini bisa mencapai target yaitu Rp3 miliar lebih,” ujarnya

Dia menyebutkan, dari 12 kecamatan pencapain terendah adalah Kecamatan Tanggetada hanya Rp25 juta lebih atau 10,41 persen dari target sebesar Rp248 juta lebih, menyusul Kecamatan Polinggona baru menyetor Rp36 juta dari target Rp142 juta lebih, Kecamatan Watubangga baru menyetor Rp78 juta lebih dari target Rp236 juta lebih,Kecamatan Samaturu baru menyetor Rp69 juta dari target Rp262 juta lebih, Kecamatan Kolaka baru menyetor Rp181 juta lebih dari target Rp738 juta lebih,Kecamatan Wundulako baru menyetor Rp76 juta lebihdari target Rp216 juta lebih,” kataya

Kemudian, disusul Kecamatan Baula baru menyetor Rp45 juta lebih dari target Rp138 juta lebih, Kecamatan Latambaga baru menyetor Rp124 juta lebih dari target Rp349juta lebih, Kecamatan Pomalaa baru menyetor Rp111 juta lebih dari target Rp224juta lebih, Kecamatan Toari baru menyetor Rp78 juta lebih dari target Rp128juta lebih,Kecamatan Wolo baru menyetor Rp135 juta lebih dari target Rp199 juta lebih dan Kecamatan Wolo sudah menyetor Rp81 juta lebih dari target Rp111 juta atau realisasi 73,55 persen. “Kendala para kolektor pajak di lapangan adalah terlambatnya keterangan pajak untuk masyarakat. memang kami mengakui keterlambatan Surat Pemberitahuan Objek Pajak (SPOP) kpemerintah kecamatan, namuan kami yakun walau saat ini waktu tinggal tiga bulan kami optimis PBB kolaka mancapai terget,” ujar Laode Popi

Lanjut ia juga menghimbau kepada masyarakat Kolaka untuk segera melakukan pembayaran pajak bumu dan bangunanya. “Pajak itu tidak malah, hanya masyarakat saja yang malas untuk menagihnya, kami sangat mengharapkan PBB masyarakat di bayar bisa datang langsung ke kentor lurah, maupun langsung datang ke Bank Sultra,” tambahnya. (Hud)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top