Hari Ini, PN Raha Eksekusi Tanah Di Jalan Tengiri – KOLAKA POS

KOLAKA POS

BERITA UTAMA

Hari Ini, PN Raha Eksekusi Tanah Di Jalan Tengiri

Warga mulai memlokade jalan Tengiri, lokasi yang akan di eksekusi oPN Raha. FOTO: Ahmad/Kolaka Pos

Raha, KoP–Berdasar pada surat pelaksanaan putusan eksekusi yang dilayangkan oleh Ketua PN Raha Ranto Indra Karta pada Kamis, (22/9) bernomor W23.U3/634/HK.02/9/2016 itu, eksekusi lahan berpenghuni yang terletak di jalan Tengiri kelurahan Laiworu kecamatan Batalaiworu Muna digelar Senin (26/9) pagi. Bahkan, personel Polres Muna sudah siap melakukan pengamanan di areal yang akan di eksekusi oleh PN Raha tersebut.

“Yah, sudah siap. Kita akan lakukan,” ucap Kapolres Muna AKBP Yudith S Hananta pada awak media usai menghadiri malam ramah tamah alumni SMAN 1 Raha di Sor La Ode Pandu Kota Raha Sabtu (24/9) malam.

Menurutnya, kepolisian akan melakukan pengamanan ketat di lahan eksekusi tersebut. “sangat luas. Banyak anggota diturunkan,” tandas Yudith.

Untuk diketahui, kisruh sengketa lahan di jalan Tengiri tersebut sudah terjadi pada 1999 silam. Hal tersebut sesuai nomor perkara 02/pdt.G/1999/PN.Raha. yang terdapat pada surat pelaksanaan putusan eksekusi yang dilayangkan ketua PN Raha Ranto Indera Karta bernomor W23.U3/555/HK.02/9/2016. Dimana, pada saat itu H. Sutomo, Dkk sebagai penggugat atau para termohon eksekusi. Pada saat itu, pihak penggugat itu, mereka melawan Wa Ode Nurmini Ado, Dkk sebagai para tergugat atau para termohon eksekusi. Alasan PN Raha ngotot melaksanakan eksekusi dilahan tersebut, lantaran perkara sengketa lahan itu telah diputus oleh Magkamah Agung RI dan telah memperoleh kekuatan hukum tetap (Inkrachkt).

Sementara itu pantauan Kolaka Pos Minggu (25/9) pukul 17.15 wita, warga yang menduduki lahan di jalan Tengiri kel Laiworu kecamatan Batalaiworu yang bakal di eksekusi pada Senin (26/9) pagi ini, sudah melakukan pemblokadean jalan.

Menurut La Ode Diale mereka akan melakukan penjagaan di tiga titik, agar tim eksekusi tersebut tidak dapat masuk ke lokasi lahan yang mereka tempati tersebut.”Tiga titik, yakni jalan masuk dan keluar di jalan Tengiri dan di belang ujung rumah Bupati Muna LM Rusman Emba,” katanya.

Bahkan Ia menegaskan akan terus mempertahankan lokasi yang sudah mereka tempati sejak 44 tahun tersebut. “Ini kita tinggal sudah sejak tahun 1972,” tandasnya. (m1/b

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top