Dua Kantor dan Satu Mobil Dinas Dirusak – KOLAKA POS

KOLAKA POS

Metro Kolaka

Dua Kantor dan Satu Mobil Dinas Dirusak

Personel Polres Kolaka saat melakukan olah TKP. FOTO: Muzakkir/Kolaka Pos

Jendela dan Kaca Dipecahkan

Kolaka, KoP–Kantor Dinas Perikanan dan kelautan kabupaten Kolaka, serta eks kantor Samsat Kolaka dirusak oleh orang yang tak dikenal. Kaca jendela kedua kantor yang terletak di bilangan jalan Pemuda, lingkungan I kelurahan Laloeha kecamatan Kolaka, dipecahkan menggunakan batu, Sabtu (24/9) pekan lalu. Tidak hanya itu, kaca depan mobil milik Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) kabupaten Kolaka, yang terparkir di garasi kantor juga ikut terkena lemparan batu.

Terbongkarnya kasus tersebut, saat polisi dari Polres Kolaka melakukan olah TKP, Senin (26/9) pagi. Seorang murid SD, melihat temannya yang merupakan pelajar SMP, melempari seluruh kaca jendela dua kantor tersebut, saat bermain di sekitar wilayah perkantoran itu. Meski sempat melarang, namun larangannya tidak digubris dan bahkan rekannya, lanjut melempari kaca depan mobil Dispenda yang terparkir diluar.

Kadis Perikanan dan Kelautan kabupaten Kolaka, H. Syafruddin yang dikonfirmasi membebarkan, adanya pengerusakan kantor milik negara tersebut. ”Hampir seluruh kaca jendela kantor dirusak, kalau begian depan hanya sebagian, tapi kalau jendela samping dan belakang semua di pecahkan,” ungkapnya.

Menurut kesaksian bocah SD, pelakunya diduga pelajar SMP. ”Kasus ini kita laporkan polisi, karena pengerusakannya parah. Saya kira orang mabuk yang lempari, setelah diselidiki dan berdasarkan keterangan beberapa saksi kepada polisi, pelakunya masih anak-anak. Namun kasus ini masih terus ditangani Polres Kolaka,” ujarnya.

Kadis Penda kabupaten Kolaka Zulkarnaen juga membenarkan, jika kaca depan mobil dinas kantornya juga rusak akibat hantaman batu. ”Itu mobil memang sudah lama terparkir di garasi, rencananya akan diperbaiki tahun 2017. Kaca depannya masih bagus, hanya rusak karena sudah dilempari batu,” ungkapnya.

Dia berharap, pelaku yang masih dibawah umur tersebut, diberi bimbingan oleh kedua orang tuanya, hingga tidak mengulangi perbuatannya. ”Katanya pelakunya masih anak-anak, ya kenakalan remaja yang masih dalam bimbingan dan pengawasan orang tua,” tandasnya. (cr1/b)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top