PN Raha Bakal Eksekusi Lahan di Jalan Tegiri – KOLAKA POS

KOLAKA POS

Jazirah Sultra

PN Raha Bakal Eksekusi Lahan di Jalan Tegiri

Salah satu lakosi yang berada di jalan Tegiri yang bakal dieksekusi oleh PN Raha, hari ini (22/9).FOTO: Ahmad/Kolaka Pos

Raha, KoP — Puluhan warga yang bermukim di jalan Tegiri, kelurahan Laiworu, kecamatan Batalaiworu, Muna, yang didampingi kuasa hukumnya, mendatangi kantor Pengadilan Negeri Raha (PN Raha), Rabu (21/9) siang. Kedatangan mereka di PN Raha tersebut, guna mengajukan surat perlawanan eksekusi lahan tempat tinggal mereka, yang akan dieksekusi oleh PN Raha hari ini (22/9).
Menurut Kuasa Hukum tergugat, Husen Eli, eksekusi yang akan dilakukan PN Raha menyalahi aturan. Sebab, PN Raha tidak pernah mengimplementasikan ketetapan sebelumnya yang ditetapkan oleh PN Raha pada 2011, yakni pihak penggugat atau para termohon eksekusi Haji Sutomo CS, mencabut permohonan eksekusinya, dan kemudian mereka tidak menuntut secara pidana. Tetapi, serta merta kemudian pihak penggugat mengajukan permohonan eksekusi yang kedua kalinya.
“Jadi, kami mohon kepada pihak pengadilan, untuk tidak boleh melaksanakan eksekusi sesuai dengan perencanaan eksekusi yang dijadwalkan, Kamis (22/9) jam 10 pagi,” katanya.
Selain itu, ia juga tidak terima dengan surat eksekusi yang dilayangkan oleh Ketua PN Raha Ranto Indra Karta, kepada warga yang menduduki lahan sengketa tersebut yakni La Ode Diale CS, lantaran dalam surat yang bernomor W23.U3/555/HK.02/9/2016 perihal pelaksanaan putusan/eksekusi, PN Raha tidak menjelaskan luas lahan yang bakal mereka eksekusi.
“Surat PN Raha kabur, tidak jelas berapa hektar luasnya yang akan dieksekusi,” katanya.
Olehnya itu, Husen Eli mengancam akan melakukan perlawanan apabila pihak PN Raha tetap melaksanakan eksekusi di lahan tersebut.
“Permintaan saya hanya satu, silahkan eksekusi, tapi tolong perlihatkan bukti surat asli P1, P2 dan P3. Kalau ada aslinya silahkan eksekusi. Kalau tidak ada jangan coba-coba (melakukan eksekusi, red),” cetusnya.
Sementara itu, Humas PN Raha Satrio Budiono, belum dapat memastikan apakah PN Raha dapat melaksanakan eksekusi lahan yang berada di jalan Tegiri tersebut.
Menurutnya, pelaksanaan eksekusi lahan bisa saja ditunda apabila di lokasi eksekusi tersebut belum memungkinkan untuk dilaksanakan eksekusi.
“Sementara ini saya belum tahu, kapan direncanakan eksekusinya. Nanti saya tanyakan pada pak Ketua (PN Raha, red) sama juru sita, dan panitra, kapan dilaksanakan eksekusi. Apakah pasti besok (hari ini, red) atau lusa (besok, red) saya kurang tahu. Nanti saya tanyakan kembali,” kilahnya.
Terkait dengan adanya perlawanan yang akan dilakukan oleh puluhan warga yang menduduki lahan sengketa tersebut, Humas PN Raha itu menanggapinya dengan datar. “Itukan persepsi dari pihak lawan. Namanya menjalankan undang-undang, apapun yang terjadi kita laksanakan eksekusi. Kalau memang besok (hari ini, red) ada wacana begitu (bentrok, red) wajar. Tapi, pengadilankan itu pasti melakukan eksekusi,” tegasnya. (m1)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top