Lima Tersangka Curat di Konsel Buron – KOLAKA POS

KOLAKA POS

Jazirah Sultra

Lima Tersangka Curat di Konsel Buron

Kanit Reskrim Polsek Andoolo Bripka Muhamad Basir, saat menunjukan barang bukti. FOTO: Saprudin/Kolaka Pos

Andoolo, KoP — Polsek Andoolo akhirnya meringkus tiga tersangka kasus pencurian dengan pemberatan (Curat). Sementara lima tersangka lainnya masih buron.
Kapolsek Andoolo melalui Kanit Reskrim Bripka Muhamad Basir mengungkapkan, para pelaku Curat membawa kabur hand traktor di tiga tempat kejadian perkara (TKP) berbeda, dengan menggunakan mobil pick up hitam, yang digunakan khusus untuk pengangkut hasil curian.
“Pemilik hand traktor tersebut masing-masing untuk TKP Lalonggombu, kecamatan Andoolo bernama Asranto, TKP Silea Jaya kecamatan Buke atas nama Jamin dan desa Ranoha kecamatan Buke pemilik Imron Fauzi,” paparnya.
Tersangka yang sudah diamankan, yakni Rumlin alias Rum (32), Amanah alias Aman (34) dan Muhamad Hasanudin alias MH (32), dengan alamat yang sama desa Tetenggolasa, kecamatan Buke.
“Modusnya, pelaku mengintai ketempat barang bukti (BB) disimpan, jadi BB Lalonggombu diambil di sekitar halaman rumah, sedangkan untuk dua BB tersebut diambil ditengah persawahan. Kemudian dalam keadaan mesin mati BB didorong naik ke mobil pick up yang sudah disiapkan,” ungkapnya.
Setelah itu, pelaku bergegas ke Bombana untuk dijual kepada penadah yang sudah siap membeli, atas nama Mus yang saat ini melarikan diri, untuk harga hand traktor berpariatif mulai dari Rp7 juta hingga Rp9 juta.
“Kronologis penangkapan setelah pihak polisi mengamankan seorang tersangka MH (inisial), dikembangkan hingga akhirnya pelaku menyebutkan semua rekan-rekannya,” terangnya.
Basir menambahkan, tersangka berjumlah delapan orang, tiga sudah diamankan lima tersangka masih buron, yakni Lukman alias LK, Asis alias Sis, Rumawan alias RM, Wahyu alias Dayat dan Alwi.
“Untuk penangkapan Hasan pada tanggal 31 Agustus, Rum dan Amanah pada tanggal 3 September. Ketiga tersangka ini ditangkap di rumahnya, kemudian untuk otak pencurian tersebut adalah Rumawan pindahan dari SP Pondidaha Kabupaten Konawe,” bebernya.
Pasal yang disangkakan 363 subsider 362, tentang pencurian dengan pemberatan ancaman penjara sembilan dan tujuh tahun.
Sementara itu salah satu tersangka Rumlin mengungkapkan, dirinya mencuri karena diajak oleh Mawan dan Asis.
“Saya cuma ikut-ikutan saja dan memang jalan saya sudah begini mau mencuri,” ungkapnya.
Terkait hasilnya, ia mengaku tidak adil dalam hal pembagian pasalnya yang dapat uang banyak hanya pemilik mobil, sekaligus otak dalam pencurian Rumawan.
“Saya cuma dikasi satu juta rupiah biasa juga delapan ratus ribu rupiah, barangnya dijual di SP dua desa Lomba kasih Kabupaten Bombana, dengan harga yang tak menentu,” katanya.
Polsek Andoolo mengimbau kepada pemilik hand tractor, bahwa hand traktor akan diserahkan setelah dilakukan persidangan dan eksekusi dari pihak pengadilan. (k5)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top