25 Persen PNS di Bombana Tidak Disiplin –Pemkab Wacanakan Bom Pikiran Dengan CCTV Nurani – KOLAKA POS

KOLAKA POS

Jazirah Sultra

25 Persen PNS di Bombana Tidak Disiplin –Pemkab Wacanakan Bom Pikiran Dengan CCTV Nurani

Rumbia, KoP–Sanksi penurunan pangkat hingga pemecatan, rupanya tak membuat jera para Aparatur Sipil Negara (ASN) Bombana. Buktinya, masih terdapat sekitar 25 persen ASN di Bombana yang tidak disiplin.
Nah, untuk meningkatkan disiplin ASN, Pemkab Bombana merancang proyek perubahan dengan tema Bombana Disiplin dan Berkinerja Dengan Contoh Communication Trust, Volue Menggunakan Nurani (Bom Pikiran Dengan CCTV Nurani). Hal tersebut diungkapkan Asisten III Pemkab Bombana, Hasdin Ratta, saat ditemui di ruang kerjanya, beberapa waktu lalu.
Menurut Hasdin, sapan akrab Asisten yang membidangi Kepegawaian, Aset dan Keuangan ini, proyek perubahan tersebut melihat tingkat kedisiplinan PNS pada Agustus lalu hanya mencapai 75 persen saja. Penilaian tersebut berdasarkan daftar hadir PNS yang bekerja di lingkup Pemkab Bombana. Selain itu, proyek tersebut berdasarkan UU ASN dan PP No. 53 mengenai kedisiplinan ASN.
“Jelas, UU ASN tahun 2014 tentang kedisiplinan pegawai, angka 75 persen itu masih kurang cukup,” terang mantan Kabag Humas dan Protokoler Bombana ini.
Ia menambahkan, proyek tersebut merupakan upaya pemerintah untuk dapat meningkatkan disiplin PNS, dari 75 persen menjadi 90 persen, bahkan lebih.
“Malu dong, kalau PNS sudah dapat Tambahan Perbaikan Penghasilan Pegawai (TPPP) yang hampir setara dengan gaji, tapi masih kurang disiplin,” paparnya.
Mengenai aplikasi proyek ini, akan dilaksanakan bulan ini dan pihaknya akan memasang baliho atau banner di Dinas atau kantor, bahkan tempat-tempat umum lainnya, agar dapat menggugah hati para ASN untuk dapat lebih disiplin lagi.
“Jangan datang kantor hanya absen, terus langsung pulang, nanti saat jam mendekati pulang lalu ke kantor absen lagi, malu sama diri sendiri karena pemerintah sudah berikan TPP,” ungkapnya.
Penilaian dari proyek tersebut akan dievaluasi tiap minggunya sejauh mana peningkatan kedisiplinan PNS, proyek ini melibatkan lima Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yakni Sekretariat Daerah BKD, Dispenda, Nakertrans dan Dinas Pertanian, yang mana tim ini sebagai laborotorium dari kinerja dan disiplin PNS, seluruh SKPD dan kantor yang ada di Bombana terkait juga akan dinilai rutinitas PNS dalam keseharian menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.
Harapan terbesar yang ingin dicapai dalam proyek perubahan ini kata Hasdin, untuk jangka pendek kehadiran PNS bisa meningkat, jangka menengah tidak ada lagi PNS yang diperhadapkan dengan sidang kode etik, jangka panjang tidak adanya lagi keluhan masyarakat terkait pelayanan.
“Tokoh pemuda dan tokoh masyarakat lainnya dituntut pula mengawasi penyelenggaraan pemerintahan terkait kedisiplin PNS. Kami juga akan menyiapkan kotak saran dari masyarakat, hal ini dilakukan agar ada perubahan bagi PNS yang tidak disiplin,” tutupnya. (k6)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top