Warga Keluhkan Aktifitas Truk Pengangkut Timbunan Wonua Morini – KOLAKA POS

KOLAKA POS

Jazirah Sultra

Warga Keluhkan Aktifitas Truk Pengangkut Timbunan Wonua Morini

Aktivitas mobil pengangkut timbunan milik PT. Wonua Morini melewati pemukiman warga kelurahan Wanggudu.FOTO: Andi Jumawi/Kolaka Pos

Wanggudu, KoP
Hilir mudik kendaraan pengangkut timbunan yang melintas di pemukiman warga Wanggudu, kecamatan Asera, Konawe Utara, sangat dikeluhkan.
“Kami disini (Wanggudu, red) terserang penyakit akibat debu, yang diakibatkan oleh mobil pemuat timbunan yang lewat di depan rumah kami,” ujar salah seorang warga Wanggudu, Mansur.

Menurutnya, mobil pengangkut timbunan milik PT. Wonua Morini yang melintas di pemukiman warga, seharusnya melewati jalur alternatif dan juga menjaga lingkungan agar tidak berdebu, dengan cara menyiram jalan yang dilaluinya. “Akan tetapi, pihak PT. Wonua Morini tak mengindahkan hal tersebut, bahkan kalau melakukan penyiraman hanya sepintas sudah berdebu lagi. Sehingga rumah dan semua perabot bahkan makanan kami penuh debu, yang kami yakini mengakibatkan kami sakit,” katanya.
Hal senada dibeberkan ketua RW I kelurahan Wanggudu, Agusran firdaus. “Warga saya banyak yang sakit batuk dan mencret, saat itu saya berkunjung ke RSUD Konawe Utara, dan ternyata yang banyak sakit adalah warga saya, setelah saya lakukan penelusuran ternyata banyak mengeluhkan sakitnya setelah menghirup debu yang ditimbulkan mobil pemuat timbunan,” jelasnya saat ditemui di kediaman Mansur. “Kami mengharapkan Dinas Kesehatan untuk segera melakukan penindakan secara cepat, untuk menangani warga yang terserang penyakit batuk dan mencret ini, karena kami takut akan mewabah ke masyarakat lainnya,” sambungnya.
Camat Asera Moh. Nur Sain mengatakan, jika dirinya sudah menyampaikan kepada pihak PT. Wonua Morini untuk segera melalui jalan alternatif yang ditunjukkan, yaitu melalui jalur SMPN 2 Asera karena wilayah tersebut tidak padat penduduk, sehingga debu yang ditimbulkan tak berdampak ke masyarakat. “Pihak perusahaan kami minta pula untuk melakukan penyiraman debu yang ditimbulkannya, serta laju kendaraannya dikurangi, karena ini jalan umum, bukan jalan perusahaannya. Kami tetap mendukung program pemerintah dan sangat kami harapkan semua bisa berjalan dengan baik, sehingga masyarakat bisa menikmati fasilitas transportasi dengan baik. Itu adalah harapan kita bersama demi kemajuan Konawe Utara,” ungkapnya.
Sementara itu, teknisi lapangan PT. Wonua Morini, Adrian mengatakan, akan segera menindaklanjuti keluhan warga dengan melalui jalur alternatif. Terkait penyiraman katanya, pihaknya masih menggunakan alat seadanya. “Kami belum memiliki alat yang biasa dipakai (menyiram debu, red) karena masih ada di luar daerah. Secepatnya semua mobil pengangkut timbunan akan dialihkan ke jalur alternatif dan penyiraman akan ditingkatkan volumenya,” ungkapnya.
Untuk diketahui, PT. Wonua Morini saat ini sedang melakukan penimbunan jalan yang menghubungkan kelurahan Wanggudu, kecamatan Asera dengan desa Labungga, kecamatan Andowia, Konawe Utara sepanjang dua kilometer. Jalan ini ditimbun menggunakan tanah yang diambil dari desa Wunduhaka, yang melalui pemukiman warga kelurahan Wanggudu. (k7)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top