Siswa SMK 1 Bombana Tuntut Janji Kepsek, Terkait Penyaluran Beasiswa Sejak Tahun Lalu – KOLAKA POS

KOLAKA POS

Jazirah Sultra

Siswa SMK 1 Bombana Tuntut Janji Kepsek, Terkait Penyaluran Beasiswa Sejak Tahun Lalu

Aksi siswa-siswi SMK 1 Bombana yang menuntut janji Kepsek terkait bantuan beasiswa.FOTO : Haliqfat/Kolaka Pos

 KOLAKA POS, Bombana – Bukannya menuntut ilmu, puluhan siswa-siswi SMK 1 Bombana justru menggelar unjuk rasa di pelataran kantor Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Bombana, Kamis (8/9). Unjuk rasa yang berlangsung sekitar satu jam itu bukannya tak beralasan. Mereka menuntut agar kepala SMK 1 Bombana Joko Hadi Budi Subagdo, segera merealisasikan janjinya terkait beasiswa sejak tahun lalu.
Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMK 1 Bombana, Yuyun Pariwita mengungkapkan, aspirasi mereka mengenai tidak tersalurkannya dana beasiswa jurusan pertanian yang sejak Januari tahun lalu, telah dijanjikan oleh kepala sekolah.
“Sampai sekarang janji kepala sekolah belum terealisasi, bagaimana bentuknya (beasiswa, red) kami tidak tahu, makanya kami datang ke sini (Dikpora, red) untuk menanyakannya (beasiswa, red),” tutur yuyun.
Menurutnya, dari 100 siswa baru sekitar 34 orang yang menerima beasiswa, masih tersisa 66 siswa lagi yang belum menerima beasiswa tersebut. Ia merinci, jumlah uang yang diterima persiswa sebanyak Rp1 juta setiap tahunnya, serta penerimaannya dilakukan setahun sekali.
“Sudah satu tahun sejak tahun kemarin (2015, red) kami belum menerima dana (beasiswa, red) tersebut. Sejauh ini, kami sudah melakukan komunikasi terhadap kepala sekolah terkait masalah tersebut, namun sampai saat ini dana beasiswa tahun 2015 tersebut belum juga diberikan,” bebernya.
Ia menambahkan, dana tersebut diterima sejak kelas X hingga kelas XIII, namun yang terjadi dana tersebut tidak diterima sejak kelas XII.
“Peruntukan dana tersebut tidak hanya menunjang keperluan belajar siswa, yakni keperluan siswa-siswi saat PSG atau praktek lapangan,” jelasnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Bombana, Budiman, sangat menyayangkan sikap kepala sekolah tersebut. Sebab, dana untuk beasiswa itu yang bersumber dari anggaran pusat langsung masuk ke rekening sekolah tanpa melalu dinas terkait.
“Informasi terakhir pada saat dicek, dana tersebut sudah tidak ada di rekening sekolah, mengenai kemana uang tersebut, kami tidak tahu. Melihat masalah itu, kami akan memanggil kepala sekolah (Joko Hadi Budi Subagdo, red), untuk mempertanggung jawabkan dana tersebut pada siswa,” tandasnya. (k6)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top