Mayoritas RKA RAPBD-P SKPD Tidak Sinkron – KOLAKA POS

KOLAKA POS

BERITA UTAMA

Mayoritas RKA RAPBD-P SKPD Tidak Sinkron

Dengan Laporan Nota Keuangan Bupati

KOLAKA POS, KOLAKA – Aneh, mayoritas Rencana Kerja Anggaran (RKA) untuk APBD Perubahan yang disetorkan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) mitra kerja Komisi III DPRD Kolaka, tidak sinkron dengan laporan Nota Keuangan RAPBD-P yang disampaikan Bupati Kolaka.

Hal itu menjadi pertanyaan bagi Komisi III DPRD Kolaka dalam Rapat Dengar Pendapat pembahasan RAPBD-P di tingkat Komisi-Komisi. “Kita heran juga, kenapa bisa, padahal tahun-tahun sebelumnya tidak seperti ini, apakah kurangnya koordinasi atau ada sitem atau pola yang berbeda yang diterapkan dalam penyusuan RAPBD-P kali ini, sebab hampir semua tidak sinkron, ada selisih,” tutur Edy Gunawan Arafiq, Anggota Komisi III.

Meski tidak sinkron dari nilai RKAnya kata legislator PKS tersebut, jika ditelusuri memang tidak ada nilai anggaran APBD-P yang lenyap, Hanya saja katanya ada ketidak sesuaian yang membuatnya kebingungan. “Sebenarnya tidak adaji nilai uang yang hilang, sebab setelah kita telusuri ternyata ada yang berpindah atau ditempatkan ke SKPD yang lain, tetapi hal ini kan membuat kita bingung, kenapa bisa terjadi, harusnya sebelum bawa ke kita, koordinasi dululah dengan yang susun nota keuangan, masa begini lain yang dibawa kesini lain yang disampaikan oleh Bupati,” ujarnya.

Hal ini terangnya, harus menjadi pembelajaran yang tidak terjadi lagi kedepan. “Semoga kejadian ini menjadi pembelajaran ke depan, sehingga waktu yang diberikan untuk pembahasan ini tidak terbuang cuma karena mungkin tidak adanya koordinasi,” tuturnya.

Anggota DPRD lainnya, Hasbi Muastafa juga menyayangkan hal itu terjadi, bahkan menurut legilsator Hanura itu, Bappeda yang menjadi “dapur” SKPD dalam hal pengusulan segala bentuk program kegiatan juga tidak sinkron. “Inikan menjadi pertanyaan, saat RDP Bappeda menyampaikan ada kesalahan dalam penginputan. Ini miris kalau saya melihatnya, Bappeda saja yang menjadi dapurnya semua skpd yang akan mengusulan segala bentuk program, dapur yang mengelola segala usulan, kok bisa begini. Bappeda kan terlibat rutin dalam Tim Penyusun Anggaran bersama BPKAD, yang diketuai Sekda, kalau ini tidak singkron, tidak saling koordinasi bagimana visi misinya bupati mau jalan,?” papar Hasbi. (cr4)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top