Dipertanyakan, 320 Juta Dana Jamaah Haji Koltim – KOLAKA POS

KOLAKA POS

BERITA UTAMA

Dipertanyakan, 320 Juta Dana Jamaah Haji Koltim

Net/Ilustrasi

 KOLAKA POS, TIRAWUTA – Dana Jamaah Haji Kelompok terbang  21 Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), yang baru diberangkatkan beberapa hari lalu menjadi pembicaraan Publik. Pasalnya, dana jamaah yang terkumpul senilai Rp. 320 juta, dinilai tidak tersalurkan semua, sehingga keluarga para jamaah mempertanyakan sisa dana yang dikelola pihak Kementrian Agama koltim.

Nurdin salah satu Anggota keluarga jamaah haji koltim, yang ditemui Kolaka pos dipelataran Mesjid Jabal Nur Rate rate mengatakan, dana pemberangkatan Calon Jamaah Haji (CJH) baru baru ini, menurutnya bukan merupakan bantuan, tetapi dana tersebut ditanggung masing masing jamaah sebesar 5 juta perjamaah. ” Jadi kami selaku keluarga wajib untuk mempertanyakan dana tersebut, dan ini kami sudah menyampaikan kepada beberapa Anggota DPRD Koltim untuk menindak lanjuti,” ungkap Nurdin.

Secara terpisah, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) koltim, Andi Arjan saat dihubungi melalui selulernya menyampaikan, terkait masaalah dana yang dikelola panitia pemberangkatan jamaah baru baru ini, sebagai keluhan masyarakat, saya hanya menyikapi Aspirasi ini sebab masyarakat butuh tranparansi tentang penggunaan dana tersebut. “Sebab dana 350 juta menurutnya bukan uang sedikit jadi harus ada pertanggung jawabannya, “tandas legislator itu.

Sementara itu, data yang dihimpun Kolaka Pos kepada panitia tentang penggunaan dana jamaah haji sebesar Rp. 320 juta, bersumber dari pembayaran calon jamaah yakni 5 juta perorang, peserta jamaah 64 0rang, berarti 5 juta kali 64= Rp.320 juta. Adapun pengeluaran transpor sewa mobil dari Koltim kebandara HaluOleo sudah termasuk transpor pulangnya jamaah dan perginya (PP) sebesar, 28 juta, pesawat Pulang Pergi 2.525 juta (Dua juta lima ratus dua puluh lima ribu rupiah), 2.525 juta kali 64 jamaah=161 juta, biaya transpor kendaraan dari bandara Hasanudin ke embarkasi Asrama haji makassar pulang pergi 12 juta, biaya hotel dan makan minum 170 ribu perorang termasuk pulangnya dan perginya, 170 ribu kali 64 orang=10.6000, berarti dana dari 320 juta masih menyisahkan kurang lebih 100 juta, sehingga masyarakat dan beberapa Anggota DPRD mempertanyakan.

Ditempat terpisah, Kepala Kantor Kementrian Agama Kandepaq Koltim Bustamil saat ditemui dikantornya membenarkan kalau dana jamaah yang terkumpul sebesar Rp. 320 juta, adapun dana itu sudah terpakai sesuai poksi poksinya dengan melalui prosedur, jadi dana itu sudah digunakan, bahkan menurutnya dana itu masih minus. “Saya selaku penanggung jawab yang ikut mengantar jamaah ke Makassar masih menambah dengan uang pribadi 13 juta, ” ungkapnya, sebab dana tersebut mulai persiapan pemberangkatan dana itu sudah dipakai, jadi masalah dana itu katanya, yang menjadi gosip di Koltim kalau perlu diaudit dan “saya siap diaudit oleh DPRD,” tegasnya. (m2/hen)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top