Arsalim Optimis Tahun Ini Konsel Juara P2WKSS – KOLAKA POS

KOLAKA POS

Jazirah Sultra

Arsalim Optimis Tahun Ini Konsel Juara P2WKSS

Wabup Konsel Dr. Arsalim saat menjelaskan kepada warga terkait persiapan lomba P2WKSS..FOTO : Saprudin/Kolaka Pos

KOLAKA POS, Andoolo – Tak pernah mencicipi juara dalam lomba Peningkatan Peran Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS) tingkat Provinsi (Sultra), membuat Pemkab Konsel terus berbenah. Tahun ini Pemkab Konsel optimis bisa meraih juara satu, dalam lomba yang digelar 17 September mendatang. Hal itu diungkapkan Wabup Konsel Arsalim, saat mengevaluasi persiapan Desa Pelandia, Kecamatan Buke, yang dipersiapkan mengikuti lomba tersebut.
Arsalim menuturkan, pihaknya bersama SKPD terkait yang ikut terlibat dalam kegiatan tersebut, telah meninjau segala persiapan desa tersebut untuk mengikuti lomba, dan hasilnya sudah mencapai 80 persen. Sisanya tinggal pembenahan saja dan yang paling urgen untuk ditindak lanjuti adalah masalah kesehatannya.
“Poin yang paling utama masalah aspek kesehatan, bagaimana perumahannya, terus pemanfaatan halaman rumah dan tananaman obat keluarga (Toga), ini sudah lama dikerja untuk itu hari ini kami cuma melakukan evaluasi saja,” katanya.
Desa yang dipilih adalah desa yang terbelakang. Sebab, pemerintah menginginkan bagaimana desa tertinggal menjadi lebih baik.
“Jadi kita ingin desa yang terbelakang menjadi lebih baik, dengan prasarana sangat minim setelah diintervensi maka dapat digunakan sebagaimana mestinya,” jelasnya.
Arsalim menambahkan, setelah beberapa tahun ikut lomba tersebut, Konsel tidak pernah mendapatkan juara.
“Sejak empat tahun lalu kita tidak pernah juara lagi, untuk itu tahun ini kita optimis dan berharap mendapat juara satu minimal dapat tiga besar,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) Konsel, Najib mengatakan, kegiatan ini tidak ada alokasi anggaran dari pemerintah kabupaten, melainkan murni dari partisipasi masyarakat.
“Pembangunan beberapa kantor seperti kantor karang taruna, BPD, LPM, sanggar PKK, BKB, kebun kolektif dan dasa wisma sebanyak enam unit merupakan dukungan dan partisipasi masyarakat. Termasuk pintu gerbang permanen dua unit juga dari masyarakat,” katanya.
Melihat dari segi antusias masyarakat, pihaknya yakin desa Pelandia bisa juara satu. Kemudian dalam penilaian lomba itu, ada beberapa kriteria yang menjadi penilaian diantaranya pendidikan, koperasi, kesehatan, kehutanan dan pajak.
“P2WKSS ini di SK-kan oleh Gubernur selama tiga tahun, jadi tahun pertama kemarin sudah ada di Desa Mata Iwoi, yang kedua adalah Desa Pelandia, yang ketiga tahun depan di Kecamatan Benua. Jadi penunjukan desa untuk ikut lomba ada kriteria dan ada kompetisinya, intinya adalah desa yang terbelakang,” terangnya. (k5)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top