Hewan Kurban Harus Bebas Penyakit – KOLAKA POS

KOLAKA POS

Metro Kolaka

Hewan Kurban Harus Bebas Penyakit

Kepala bidang Peternakan Dinas Pertanian, Hortikultura, dan Peternakan, Ansar T. FOTO : dadang Kop

KOLAKA POS, Kolaka – Tidak lama lagi, umat muslim akan merayakan hari raya Idul Adha. Untuk itu, Dinas Pertanian, Hortikultura dan Peternakan berupaya agar daging sapi yang akan dikonsumsi bebas dari virus maupun penyakit.

.”Kami,  akan berupaya  agar hewan kurban yang di konsumsi masyarakat kolaka steril, dari virus maupun penyakit. Hewan kurban wajib memiliki keterangan sehat dari petugas peternakan yang ada di kecamatan maupun kabupaten, ” ujar Kepala Dinas Pertanian, Hortikultura, dan Peternakan, Muhammad Azikin melalui kepala bidang Peternakan  Ansar T.

Lanjut Ansar mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Bagian Kesra dan Pengurus Hari Besar Islam (PHBI) untuk mencari tahu berapa dan dimana saja titik pemotongan hewan. Setelah mengetahuinya, pihaknya akan ke lokasi titik pemotongan untuk memeriksa kesehatan hewan kurban sebelum dipotong. “Jika hewan itu tidak dalam keadaan sehat, maka kami tidak mengizinkannya untuk kurbankan. Sebab, hewan yang sedang sakit apabila dikonsumsi bisa saja dapat membahayakan kesehatan orang yang mengonsumsinya,” jelasnya.

Selain menurunkan tim untuk memeriksa kesehatan hewan kurban, ansar juga menghimbau kepada warga untuk melapor jika ada hewan yang akan dikurbankan dan diketahui bahwa hewan tersebut dalam keadaan sakit. “Saya menghimbau kepada warga untuk melaporkan hewan kurbannya yang sakit. Adapun ciri-ciri hewan sakit diantara adalah cacat, sakit mata, dan ada luka di tubuh,” bebernya.

Untuk  di perusahaan yang akan melaksanaka  pemotongan hewan kurban nantinya dinas peternakanakan melakukan pemeriksaan  khusus. “Pastinya hewan yang akan di konsumsi oleh masyarakat kolaka harus sehat dan kayak konsumsi. Saya menghimbau kepada masyarakat kolaka yang akan melaksanaka  pemotongan hewan untuk segera memeriksakan ternaknya  untuk mengantisipasi penyakit hewan yang bisa menular seperti Antrak, “tambahnya

Lanjut ia mengataka  dokter hewan yang akan  melakukan  pemeriksaan itu adalah dokter yang mengerti di bidang peternakan.” Panitia kurban ataupun masyarakat bisa langsung menghubungi petugas peternakan untuk memeriksa ternaknya. Saya harapkan tidak maslah dalam pelaksaan pemotongan hewan kurban di Kolaka, “tambhanya ansar (hud)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top