Jelang Idul Adha, Harga Telur dan Daging Ayam Naik – KOLAKA POS

KOLAKA POS

Metro Kolaka

Jelang Idul Adha, Harga Telur dan Daging Ayam Naik

Sejumlah dagangan telur yang dijual di pasar raya Kolaka. FOTO : irwanto/Kolaka Pos

KOLAKA POS, KOLAKA – Menjelang sepekan Hari raya Idul Adha 1437 hijriah, harga-harga kebutuhan pokok mulai merangkak naik . Dipasar Raya Mekongga misalnya, harga telur dan daging ayam mulai naik.

Menurut para pedagang kenaikan tersebut merupakan siklus tahunan yang dipicu adanya permintaan yang meningkat sepekan ini menjelang hari raya raya Idul adha . Selain karena dipicu mulai banyaknya permintaan juga karena dari sentra produksi yang menaikkan harganya .

Kenaikan harga telur itu mencapai hingga Rp. 1.000 sampai Rp 2.000 peraknya . Jika sebelumnya harganya hanya 38 ribu rupiah peraknya , kini harga telur mencapai 40 ribu peraknya . Diperkirakan harga itu akan terus naik , karena saat ini saja permintaan meningkat hingga 30 persen .
“Naiknya rata-rata seribu sampai dua ribu rupiah per raknya, ini bisa kalau mau hari raya, setiap tahun begitu, karena mungkin banyak permintaan, kita saja ini sekitar 30 persen kita tambah pasokan, “ujar Amin, salah satu pedagang telur di pasar Raya Kolaka.
Amin mengaku mendapatkan pasokan telur dari sentra produksi di luar wilayah Sulawei Tenggara yaitu daerah Sidrap, yang menjadi daerah penghasil telur ayam terbesar di daerah Sulawesi Selatan dan Tenggara.
Selain telur , kenaikan juga terjadi pada harga daging ayam potong .  Untuk harga daging ayam potong di pasar raya Kolaka mengalami kenaikan sebesar 2.500 rupiah perkilonya . Jika sebelumnya harganya  18.500 perkilonya , saat ini daging ayam potong dijual seharag 21 ribu perkilonya . Para pedagang juga mengatakan, kenaikan itu juga sudah menjadi rutinitas setiap menjelang hari raya , karena dipicu permintaan yang mulai meningkat, selain itu kenaikan komoditas tersebut juga terjadi terjadi lantaran pemasok juga menaikkan harga .  Apalagi untuk saat ini stok daging ayam potong dari Kabupaten Kolaka juga masih berasal dari daerah Sulawesi Selatan .
“Naik memang haragnya, karena dari perusahaan kasi naik, mungkin banyak permintaan dekat-dekat lebaran ini, dulu itu hanya 18 ribu lima ratus per kilo, sekarang sudah 20 ribu perkilonya, jadi kalau satu ekor bisa sampai 55 ribu sampai 60 ribu harganya satu ekor,” ujar Abdul Kadir, pedagang ayam potong di Kolaka.
Selain hraga telur dan dagiung ayam yang mengalami kenaikan diperkirakan kenaikan beberapa komoditas bumbu dapur juga akan mengalami kenaikan menjelang Idul Adha ini . (cr4)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top