Jaringan Sabu di Kampung Dalam Cukup Rapi – KOLAKA POS

KOLAKA POS

HUKUM & KRIMINAL

Jaringan Sabu di Kampung Dalam Cukup Rapi

Kapolresta Pekanbaru Memegang Uang Dugaan Hasil Penjualan Narkoba Sekitar Rp1,1 Miliar,Jumat (2/9/2016) Sore. (Defry Masri/Riaupos.co)

KOLAKA POS, Pekanbaru – Tak ubahya seperti uang mainan Rp1.250.948.000 serta menjual kacang goreng saat barang bukti narkotika jenis sabu saat di letakkan di atas meja ruangan Bunga Kiambang Polresta Pekanbaru.

Uang rupiah berjumlah miliaran serta ratusan narkotika itu merupakan hasil penggerebekan yang dilakukan puluhan personel Polresta Pekanbaru, Jumat (2/9) kemarin. Saat ekspose, seorang tersangka berinisial Ya (17) juga turut dihadirkan petugas. Ia menceritakan seluk beluk cara permainan menjual barang haram di Kampung Dalam, Kecamatan Senapelan itu.

Keterlibatan Ya di Kampung Dalam adalah seorang pemantau ulung di Kampung Dalam. Berbekalkan rekaman CCTv dirinya mengetahui apabila seseorang ingin membeli barang haram itu pada saat tiba di lokasi.

“Cara mengetahui orang membeli itu terlihat posturnya dan caranya saat datang,” jelasnya.

Ia juga mengatakan, apabila kondisi darurat (saat razia), para warga di sana hanya pakai kode bertepuk tangan. “Ya, kalau ada razia kodenya hanya bertepuk tangan, dengan kondisi itu orang sudah tahu bahwa polisi razia,” ungkapnya.

Diuraikan Ya, selama ini dirinya di Kampung Dalam sudah dua pekan bekerja sebagai pemantauan di lokasi. Perharinya ia di upah sebanyak Rp150.

“Saya hanya jaga gawang aja. Kalau harganya saya tidak tahu, kami diperkejakan ada tiga orang pemiliknya bernama Aby,” jelasnya.

Menanggapi hal ini, Kapolda Riau Brigjen Pol Supriyanto di dampingi Kasat Narkoba  Kompol Iwan Lesmana Riza saat dilakukan ekspos mengatakan, bahwa penggerebekan itu dipimpin langsung Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Tonny Hermawan beserta jajarannya sekitar pukul 17.54 WIb Sabtu (2/9) kemaren.

“Dari hasil penggerebakan itu personil kami dapat mengamankan uang Rp1.250.948.000 diduga uang transaksi narkoba. Namun pemiliknya kabur dari lorong kecil yang telah ia siapkan,” jelasnya.

Bukan hanya itu sejumlah barang bukti 11 unit hendphone, Timbangan serta sabu 736 siap edar juga turut diamankan.

Menanggapi kenapa disetiap melakukan penggerebekan di daerah Kampung Dalam pemilik rumah bisa  kabur dan apakah ada keterlibatan orang dalam saat dilakukan penggerebekan Suprianto membantah.

Sebeb situasi di perumahan tersebut cukup rapi pada saat pengedar melakukan transaksi.

“Pada saat penggerebekan disana kami jumpai lorong-lorong yang telah dibuat tersangka untuk kabur, bukan hanya itu, CCTv pemantau mereka juga memilikinya, di saat kami melakukan penggerebekan mereka sudah tahu duluan,” jelasnya.

Untuk mengantisipasi ini pihaknya akan melakukan koordinasi dengan pihak pemerintah kota supaya kampung dalam bebas dari narkoba.

“Kami tidak akan melakukan pengrusakan, kami akan berkoordinasi dengan pemko supaya kampung dalam bersih dari narkoba,” tutup Supriyanto.(riaupos)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top