Dana Sertifikasi Guru Dipastikan Aman – KOLAKA POS

KOLAKA POS

SULSELBAR

Dana Sertifikasi Guru Dipastikan Aman

KOLAKA POS, Belopa – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu, melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) menjamin pembayaran sertifikasi guru di Kabupaten Luwu tidak ada kendala.

Walaupun pemerintah pusat telah menunda pembayaran anggaran sertifikasi guru mulai triwulan III. Kepastian itu diunkapkan oleh Kadis Dikpora Luwu, Andi Pahri kepada Palopo Pos akhir pekan lalu.

“Jadi perlu saya rincikan mulai dari awal, untuk pembayaran sertifikasi Guru Triwulan pertama sebanyak 1769 orang sebesar Rp19.347 Miliar, diambil dari kas daerah Rp32 Miliar yang tujuannya untuk sertifikasi guru tahun 2015, namun tidak terbayarkan karena kita tidak mengalami penambahan kuota yang siginifikan sehingga terdapat saldo,” kata Andi Pahri saat ditemui di ruang kerjanya.

Menurutnya, dalam triwulan pertama lalu, terdapat transfer pemerintah pusat sebesar Rp36 Miliar, sehingga kala itu untuk triwulan pertama ada total dana Rp68 Miliar jadi ada saldo Rp48 Miliar triwulan pertama, setelah gaji sertifikasi guru 1.769 orang dibayarkan. Dalam proses di triwulan pertama terdapat penambahan guru yang sertifikasi.

“Di triwulan pertama ada tambahan 60 orang dibayar Rp670 juta, kemudian dibulan berikut muncul 104 orang dibayar sertifikasinya 1,1 miliar jadi saldo triwulan pertama 47,111 miliar. Sementara untuk Triwulan II 2.073 orang dengan total pembayaran Rp24.934 miliar, Jika saldo kas triwulan pertama Rp48 miliar dikurangi pembayaran sertfikasi 2.073 orang masih ada saldo Rp22.176 miliar,” jelasnya.

Di bulan Agustus sendiri pemerintah kabupaten Luwu sendiri mendapat tambahan transfer pemerintah pusat untuk sertifikasi guru sebesar Rp30.101 Miliar jika jumlah tersebut ditambahan dengan saldo bulan dua sebesar Rp22.176 miliar jadi masih terdapat saldo Rp52.278 miliar.

“Kalau kita mengacu ke pembayaran terakhir yakni triwulan II, sebesar Rp24 miliar maka tidak ada masalah karena kita punya saldo Rp52 miliar, jadi kita bayar triwulan III dan IV totalnya Rp48 miliar, sehingga hingga akhir tahun justru masih ada saldo Rp4 miliar. Jadi tidak usah takut dana sertifikasi kita aman,” jelasnya.

Ketika disinggung soal pembayaran Dana sertfikasi Guru untuk triwulan III Andi Pahri menyebutkan dananya ada kas daerah, namun proses pencairannya masih menunggu waktu. “Sebab juknisnya belum turun, kalau sudah ada pasti langsung kita transfer ke rekening guru yang menerima sertifikasi,” sebut Pahri.

Kadis pendidikan menjamin ribuan guru di Luwu yang namanya tercatat sebagai penerima tunjangan profesi guru dan dana tambahan penghasilan guru tetap akan dibayar. ”Sekali lagi saya imbau tak usah ragu. Guru-guru di Luwu tetap akan kita bayarkan tunjangan profesi guru,” ujar Andi Pahri.

Berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 137 Tahun 2016, Kabupaten Luwu mendapatkan alokasi TPG dan TP sebesar Rp120.405.923.000. Luwu di triwulan III sesuai surat kemenkeu, akan mendapatkan TPG dan TP sebesar Rp30.101.480.750, triwulan IV direncanakan penyalurannya sebesar Rp24.081.184.600. Namun, dihentikan penyalurannya. Ini mengingat banyaknya sisa anggaran TA 2015. Jadi, total TPG dan TP yang dihentikan penyalurannya di Luwu sebesar Rp54.182.665.350.(fan/rhm)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top