Asrum : Semua Bidan harus Proaktif – KOLAKA POS

KOLAKA POS

KOTA KENDARI

Asrum : Semua Bidan harus Proaktif

Kepala Dinas Kesehatan Profinsi Sultra, Asrum Tombali, Saat Memaparkan Materi. Kadamu/Kolaka Pos

HUT Bidan  Ke-65 Sultra Diperingati

KOLAKA POS, KENDARI – Kemarin , Hari Ulang Tahun (Hut) Kebidanan ke-65 tingkat Sultra diperingati di aula Clarion.
Kepala Dinas Kesehatan Profinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Asrum Tombili, M. Kes, pada kesempatan itu mengatakan jumlah peserta yang mengikuti atau mengahadiri kegiatan ini kurang lebih 1000 orang, untuk lingkup wilayah Sultra. “Dengan kegiatan seperti ini maka bidan-bidan yang ada di kabupaten ataupun kota akan lebih  memahami profesi bidan itu sendiri, karena kegiatan ini bukan hanya merayakan HUT bidan, tetapi  sekaligus seminar,” tuturnya, saat dikonfirmasi disela-sela acara.
Disinggung peserta upacara, Asrum mengatakan,  kegiatan ini diikuti utusan semua kabupaten/kota, seperti kabupaten Buton, Buton Selatan, Buton Tengah, Muna, Muna Barat, Buton Utara, Bombana, Bau-Bau, Wakatobi, Konawe, Konawe Utara, Konawe Selatan, Kota Kendari, Konawe Kepulauan, Kolaka, Kolaka utara, dan Kabupaten Kolaka Timur.”Jadi dengan kegiatan seperti ini maka bidan-bidan juga saling mengenal satu sama lain.  Pada intinya kegiatan ini banyak manfaatnya,” tambahnya.

Asrum Tomboli menuturkan, kegiatan ini berjalan dengan baik, sesuai dengan yang diinginkan. “Semua anggota  bidan itu proaktif sekalipun yang masuk ke desa-desa, dan ini rutin kita lakukan setiap tahun,” ungkapnya.

Di tempat terpisah, Ketua Perhimpunan ikatan bidan (Ibi) Sultra, Hj. Janita, Skm. S.Tr Kep. M.Kes, mengungkapkan semua bidan itu lebih profesional, karena bidan itu berada disemua lini. Dan diharapkan bekerja lebih profesional lagi. “Bidan itu ada di desa atau dimana-mana, semua pelayanan bidan itu ada,  dan tidak bosan-bosannya  meningkatkan ilmu dan pengetahuannya mereka, misalnya mengikuti seminar,” ungkapnya.

Ia menambahkan, untuk bidan dalam rangka meningkatkan pendidikannya, ini mudah-mudahan ada dukungan dari pemerintah. “Karena kami disini tidak memiliki dana khusus untuk itu,” katanya.

Janita panggilan akrabnya, menghimbau agar semua bidan  menjadi anggota  organisasi, dalam hal ini organisasi Ibi. “Karena setiap kegiatan terutama dalam hal hubungan  kerjanya mereka (Bidan, red) harus ada rekomendasi dalam organisasi profesi,” tutupnya. (P2/hen)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top