Kapolres Akui Kolaka Rawan Peredaran Narkoba – KOLAKA POS

KOLAKA POS

BERITA UTAMA

Kapolres Akui Kolaka Rawan Peredaran Narkoba

Net/Ilustrasi

KOLAKA POS, KOLAKA – Jangan heran kalau tingkat peredaran narkoba di Kolaka terus meningkat. Kapolres Kolaka AKBP Dharmawan Afandy menyebutkan, Kolaka memang rawan dari peredaran barang haram itu karena memiliki banyak “pintu” masuk.

Menurut Kapolres, karena berbatasan langsung dengan Sulawesi Selatan yang memiliki catatan peredaran narkoba cukup mengkhawatirkan dibanding Sultra, maka peluang masuknya narkoba ke Kolaka juga cukup tinggi. “Kalau dilihat, jaringan narkoba di Sulawesi itu banyak dari Sulawesi Selatan, bisa masuk lewat Kolaka Utara melalui pelabuhan Tobaku, bahkan bisa lewat teluk Bone sampai di kawasan pelabuhan Kolaka. Kolaka ini zona merah narkoba yang gampang masuk dari mana saja,” ujar Dharmawan.

Dengan karakteristik Kolaka yang begitu terbuka untuk masuknya narkoba, ia menggenjot Polres Kolaka untuk terus meningkatkan penegakan hukum terhadap pelanggaran narkoba. Selain itu terus dilakukan upaya pencegahan dengan tetap berkoordinasi dengan Babinsa TNI di seluruh daerah di Kolaka. “Tujuannya untuk memberikan pemahaman kepada seluruh lapisan masyarakat agar vbsia menangkal masuknya narkoba,” jelasnya.

Dharmawan mengakui selama ini telah melakukan kunjungan kerja ke kecamatan yang ada di wilayah hukum polres Kolaka dan tetap memberikan pemberitahuan dan arahan kepada Camat, tokoh agama atau masyarakat pemuda. “Langkah awal adalah menjaga lingkungan keluarga, setelah keluarga aman dari narkoba kemudian keluar ke lingkungan sekolah, karena masa SMP dan SMA itu menjadi titik krusial anak muda kita melanggar hukum terutama narkoba. Jika keluarga sudah memiliki ketakwaan berahlak mulia tidak akan terjadi penyalah gunaan narkoba,” bebernya.

mantan Kapolres Kolaka Utara ini merilis, kecamatan Kolaka merupakan daerah penyalahgunaan narkoba pertama di kabupaten Kolaka, disusul Pomala dan Wolo. “Sampai saat ini penyelesaian kasus sejak Januari hingga Agustus 2016 sudah ada 18 kasus. Kami berharap semua pihak membantu memberantas narkoba,  jika ada ciri peredaran mapun penggunaan narkoba segera melapor ke pihak kepolisian,” tandasnya. (hud)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top