KPUD Kolaka Usul Anggaran Rp25 Miliar – KOLAKA POS

KOLAKA POS

BERITA UTAMA

KPUD Kolaka Usul Anggaran Rp25 Miliar

Untuk Pilkada Kolaka 2018

KOLAKA POS, KOLAKA – Meski Pemilihan Kepala Daerah (Pemilukada) Kabupaten Kolaka direncanakan tahun 2018 namun genderang pesta demorasi lima tahunan itu sudah mulai ditabuh. Kemarin Komisi Pemilihan Umum Daerah Kabupaten Kolaka sudah mengusulkan Rencana Kebutuhan Biaya (RKB) untuk pelaksanaan Pemilukada yang direncanakan tahapannya dimulai tahun 2017 nanti.

Hal itu disampaikan oleh sekretris KPUD Kolaka,Idham Hendardi kemarin  kepada Kolaka Pos. “Iya kita sudah usulkan RKBnya, sebab tahpannya akan dimulai sekitar bulan Juli tahun 2017 nanti,” papar Idham.

Adapun jumlah anggaran yang dibutuhkan kata Idham lebih dari Rp25 miliar. Jelasnya anggaran itu jumlahnya lebih besar dibanding pelaksanaan Pemilukada Kolaka lima tahun lalu. “Lebih besar tahun lalu, kenaikannya 100 persen lebih, yang kita usulkan ini sebesar Rp. 25.483.486.700 sedang tahun lalu hanya sekitar 12 M lebih,” tutur Idham.

Dia juga menjelaskan bahwa kenaikan yang cukuf signifikan didasari dan menyesuaikan Surat menteri Keuangan RI Nomor S-118/MK.02/2016 tanggal 19 Februari 2016 perihal penetapan standar biaya honorarium tahapan pemiihan umum DPRD, DPD, DPRD, Presiden dan Wakil Presdien serta Tahapan Pemilihan Gubernur/Bupati/ Walikota serentak.  “Naik karena honorarium mulai dari PPS hingga PPK juga naik dari 50 samapi 100 persen, contohnya kalau dulu ketua PPK sebesar RP.1.250.000 sekarang naik 1.850.000, itu berdasarkan Surat Menteri Keuangan itu,” jelasnya. Selain itu, jumlah PPS dan PPK kata Idham untuk penyenggaraan pemilukada tahun 2018 nanti meningkat. “Jumlahnya TPS juga meningkat, sehingga PPS juga meningkat, jadi anggarannya juga meningkat,”ungkapnya.

Selain itu beberapa kebutuhan logistik untuk pemilukada juga yang hargaanya meningkat menjadi patokan besarnya anggaran kebutuhan tersebut. Namun kata Idham, Rencana Anggaran Tersebut masih bisa saja berubah. “Bisa saja berubah, tergantung Pemda nanti, karena ini kan dana hibah, berapa yang mereka patok kita akan hitung ulang, kalau kita simple saja, kalau tidak ada anggaran ya pemilukada bisa tidak jadi,” ujarnya.

Terkait hal itu Anggota Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kolaka, Nurali membenarkan jika pihaknya sudah mengajukan kebutuhan anggaran tersebut untuk dianggarakan. “Memang benar sudah diusul, kita berharap usulan itu bisa direalisasikan dan anggaran untuk tahap awal ditahun 2017 sudah ada,” ujarnya. (cr4)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top