APBD-P Kolaka Berkurang Rp18 Miliar – KOLAKA POS

KOLAKA POS

BERITA UTAMA

APBD-P Kolaka Berkurang Rp18 Miliar

Penyerahan dokumen APBD-P oleh bupati Kolaka Ahmad Safei kepada ketua DPRD Kolaka Parmin Dasir.FOTO : Mirwanto Muda/Kolakapos

KOLAKA POS, KOLAKA – Jangan memiliki ekspektasi berlebihan terhadap pembangunan di Kolaka dalam waktu dekat ini. Bagaimana tidak? Dalam pidato pengantar nota keuangan Rancangan Anggaran dan Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (RAPBD-P) tahun 2016, Bupati Kolaka Ahmad Safei memaparkan APBD Perubahan Kolaka berkurang sekitar Rp18 miliar.

Pada pidato yang disampaikan dalam rapat paripurna yang digelar DPRD Kolaka kemarin (1/9), bupati mengatakan banyak faktor yang mempengaruhi sehingga APBD dalam perjalanannya berkurang dalam APBD Perubahan. Salah satu yang menjadi faktor kata bupati yaitu melemahnya ekonomi nasional secara  global, sehingga juga berimbas pada pendapatan daerah. “Selain itu faktor yang lain yaitu asumsi anggaran terdapat pos penerimaan yang tidak mencapai target,” jelasnya.

Sehingga kata Bupati APBD-P tahun 2016 ditetapkan sebesar Rp1,25 triliun atau berkurang dari yang ditetapkan sebelum perubahan Rp. 1,26 triliun. “Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah tahun anggaran 2016 semula ditetapkan Rp1.268.762.515.778,00 berkurang sejumlah Rp18.025.577.237,11 sehingga menjadi Rp1.250.736.938.540,89,” kata Bupati.

Meski berkurang, kata bupati, program program untuk belanja publik dan keperluan umum tetap menjadi prioritas.
Bupati juga menyampaikan rasa syukur sebab dari sekian daerah di propinsi Sulawesi Tenggara, hanya Kolaka yang tidak mengalami pengurangan DAU.

Sementara itu 8 fraksi yang ada di DPRD mayoritas menerima APBDP tersebut untuk kemudian dibahas lebih lanjut.  Meski menerima beberapa fraksi juga menyampaikan beberapa catatan penting terhadap APBDP tersebut. “Berkurangnya APBD dalam perubahan tahun ini memang kita maklumi karena adanya kondisi ekonomi nasional, makanya kita harus kencangkan ikat pinggang, kami berharap pemda tetap proaktif mengenjot sumber sumber  penerimaan dan pendapatan yang baru, kami juga berharap aset-aset pemda yang masih dikuasai oleh oknum oknum lainnya untuk dikembalikan yang nantinya bisa menjadi penopang,”  papar Bakri Mendong, juru bicara Fraksi Golkar. (cr4)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top