Pj Bupati Dilarang Mutasi – KOLAKA POS

KOLAKA POS

BERITA UTAMA

Pj Bupati Dilarang Mutasi

Net/Ilustrasi

Kecuali atas Izin Mendagri

KOLAKA POS, KENDARI – Tidak perlu ada kegusaran pada para pejabat di Bombana. Meski punya pimpinan baru, Sitti Saleha, sebagai Pelaksana Jabatan (Pj) bupati Bombana, tapi tidak akan mudah bagi wanita pertama di Sultra yang menjadi kepala daerah itu untuk melakukan mutasi. Meski tetap dapat melakukan mutasi, tapi harus atas izin Mendagri.

Dalam Surat keputusan mendagri tentang pengangkatan Sitti Saleha sebagai Pj bupati Bombana, turut disebutkan larangan melakukan mutasi yang dilakukan tanpa seizin Mendagri. Hal itu ditegaskan kembali Gubernur Nur Alam saat menyampaikan sambutan seusai mengambil sumpah jabatan Sitti Saleha.

Menurutnya mutasi juga bagian dari tugas Kepala daerah, namun tidak bisa lagi diwujudkan secara langsung. Saat ini terangnya, mutasi juga harus mendapat pertimbangan dan persetujuan pihak lain. “Mutasi bukan sesuatu yang haram, mutasi adalah tugas pimpinan tetapi diskresi (kebebasan mengambil keputusan sendiri dalam setiap situasi yang dihadapi) itu tidak bisa lagi diekspresikan secara absolut karena tatanan dan mekanisme yang mengatur tentang itu sudah diatur secara baik terutama konsultasi melalui persetujuan mendagri,” kata Nur Alam.

Dikatakan apa yang ditegaskan Mendagri tersebut juga bagian dari Peraturan perundang-undangan yang mengarur tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) agar dapat menciptakan pemerintahan yang baik di daerah. “Satu hal, dengan ditetapkannya penyelenggaran pemerintahan yang baik dan aparatur pemerintahan yang bersih dan berwibawa melalui Undang-undang Aparatur Sipil Negara maka saudara dilarang untuk mutasi pegawai sesuai mekanisme Perundang-undangan,” ujarnya.

Kendati demikian Gubernur dua periode ini mengingatkan Kepada Sitti Saleha untuk berani dalam melakuan mutasi, jika dalam melaksanakan pekerjaannya ada jajarannya yang tidak loyal dan mengabaikan tugas yang telah diberikan sesuai dengan fungsinya masing-masing. Tentunya tetap melalui persetujuan Mendagri. “Akan tetapi bila ada yang tidak taat di dalam menjalankan tugas karena ini juga menyangkut penyelenggaran pemerintahan, bila ada aparat yang tidak loyal sesuai dengan tugasnya maka saya kira saudara tidak perlu takut, tinggal merumuskan, mengkonsultasikan dan berkoordinasikan dengan baik, agar saudara melakukan pergantian,” terangnya.

Sementara itu Sitti Saleha yang ditemui seusai pelantikan mengatakan tidak akan melakukan mutasi bagi aparat di Pemda Bombana selagi masih berada diposisi kewajaran. “Saya tidak akan melakukan mutasi. Kalau ada bawahan saya yang tidak loyal dengan tugas dan pimpinannya, didiskusikan dulu. Kalau memang sudah tidak bisa diatur, baru saya lakukan mutasi, tentunya berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi dan Mendagri,” singkatnya. (k1)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top