Puluhan Pegawai BKD Tak Masuk Kantor – KOLAKA POS

KOLAKA POS

BERITA UTAMA

Puluhan Pegawai BKD Tak Masuk Kantor

Bupati Konawe Selatan saat diwawancara.FOTO : Sapruddin/Kolaka Pos

Bupati Konawe Selatan saat diwawancara.FOTO : Sapruddin/Kolaka Pos

KOLAKA POS, ANDOOLO – Bupati Konawe Selatan (Konsel), Surunuddin Dangga terus lakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) di seluruh SKPD, dalam rangka meningkatkan kedisiplinan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Kemarin giliran Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Konsel. Dari sidak tersebut ditemukan sekitar 30 persen pegawai dinyatakan alpa, dengan alasan yang bervariatif.
Surunuddin menjelaskan kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN) atau PNS harus dimulai di BKD. Sebab, ujung tombak PNS ada pada badan tersebut yang merupakan tempat pengurusan para pegawai.

“Saya sudah mengecek dan mengabsensi langsung daftar hadir para pegawai, ternyata saya dapatkan masih sekitar puluhan orang yang tidak masuk kantor, inilah yang nantinya akan selalu kita koreksi,” jelasnya.

Diinstansi lain lanjut dia juga masih banyak yang seperti itu. Dengan alasan bekerja di Kota Kendari, ini yang harus ditertibkan dan memang tidak boleh lagi ada PNS Konsel bekerja dikota.

Menurutnya alasan tersebut tidak berdasar. “Alasan apalagi saat ini fasilitas kantor semua telah dilengkapi. Kalau dulu, sarana dan prasarana belum lengkap seperti lampu mati dan komputer, maka boleh saja. Sekarang, masing-masing kantor sudah memiliki mesin genset, jadi tidak ada alasan lagi,” tegasnya.

Lebih lanjut, untuk beberapa PNS yang sudah beberapa hari alpa pihaknya meminta kepada Kepala BKD Konsel, untuk memberikan panggilan terkait ketidak hadirannya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BKD Konsel, Yuliana mengungkapkan Sidak yang dilakukan oleh Bupati pihaknya sangat atensi dan berpengaruh terhadap kinerja para pegawai terutama bagi mereka yang malas.

Akan tetapi, pihaknya menepis terkait kehadiran para pegawainya yang dikatakan Bupati ada sekitar 30 persen yang alpa, sesungguhnya jika dilihat dari kehadiran para pegawainya maka tidak  mencapai angka itu.

“Memang benar ada ada beberapa staf kami bekerja di kota madya, terutama pada bidang mutasi dan pengangkatan karena banyak berkas yang harus diselesaikan. Hal itu dimaklumi karena koneksi jaringan internet dan alat untuk Kabupaten Konsel masih kurang bagus,” jelasnya.

Inilah yang disoroti Bupati lanjut dia, supaya seluruh pekerjaan diselesaikan di Konsel, dan harusnya meski mengerjakannya di Kendari para staf masuk kantor dulu untuk absen setelah itu baru ke Kendari.

“Kemudian ada beberapa orang lainnya tidak hadir, karena menjalankan tugas koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Ada juga yang mengantar surat ke Kendari,” terangnya. (k5)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top