Guru Diminta Bekerja Profesional – KOLAKA POS

KOLAKA POS

Jazirah Sultra

Guru Diminta Bekerja Profesional

Kepala Sekolah Niksan,S.Pd (Tengah) didampingi guru kelas dan siswa-siswi SDN 1 Oheo.FOTO : Andi Jumawi/Kolaka Pos

Majukan Mutu Pendidikan di SDN 1 Oheo

KOLAKA POS, WANGGUDU – Kepala SDN 1 Oheo Niksan menegaskan, mutu pendidikan yang baik tentunya akan terwujud jika semua pihak bekerja dengan profesional, baik itu tenaga pendidik (guru) maupun orang tua siswa.
Menurutnya, apa yang ia lakukan selama ini ?adalah dalam rangka mewujudkan program pemerintah daerah Konawe Utara dengan visi-misinya KONASARA (Konawe Utara Sejahtera dan Beradab). Tentunya dalam hal ini, seorang kepala sekolah maupun tenaga pendidik dituntut untuk berdedikasi yang baik dalam hal peningkatan mutu pendidikan tersebut, karena masyarakat akan sejahtera dan beradab jika dibarengi dengan ilmu pengetahuan.
“Olehnya itu, selaku tenaga pendidik saya mengajak semua rekan guru di Sekolah ini, untuk senantiasa mengedepankan tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) sebagai tenaga pendidik ketimbang kepentingan pribadinya. Karena itulah saya bersama rekan guru lainnya, bertekad menjadikan sekolah ini sebagai SDN yang berdedikasi dan berpredikat terbaik,” ujarnya.
Selain itu lanjut Niksan, peran dan fungsi orang tua siswa tentunya sangat diharapkan karena mengingat waktu berkumpul anak didik dengan keluarga jauh lebih banyak ketimbang di sekolah yang hanya sekitar enam jam lamanya.
“Kami sangat berharap, kiranya anak didik kami dapat meningkatkan prestasinya dan jika Allah menghendaki maka kami akan ikutkan kembali pada event Olimpiade Sains Nasional (OSN) seperti baru-baru ini, anak didik kami menjadi juara satu pada lomba OSN tingkat kabupaten Konawe Utara. Ini merupakan salah satu bukti dari peran serta para rekan guru serta orang tua, terutama keinginan dan semangat belajar dari anak didik itu sendiri,” ungkap mantan guru di Landawe ini.
Niksan juga berharap, kiranya pemerintah daerah maupun pusat, menganggarkan pembangunan gedung kantor dan ruangan guru, mengingat selama ini sekolah tersebut belum memiliki kantor dan ruangan guru. “Kami menggunakan ruangan perpustakaan untuk kantor dan ruangan guru,” bebernya.
Berdasarkan pantauan awak media ini, di sekolah tersebut nampak jelas sangat membutuhkan pembangunan kantor dan ruangan guru, mengingat anak didik yang ingin memanfaatkan ruangan perpustakaan dengan sendirinya akan merasa canggung, karena selain ruangan itu dijadikan ruangan guru juga dijadikan sebagai kantor, tentunya pihak pemerintah daerah dan pusat sudah saatnya memperhatikan sekolah ini untuk lebih memajukan mutu pendidikan. (k7)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top