Polres Kolaka Amankan Mitan Bersubsidi Selundupan – KOLAKA POS

KOLAKA POS

BERITA UTAMA

Polres Kolaka Amankan Mitan Bersubsidi Selundupan

KOLAKA POS, KOLAKA – Unit Reserse Mobile (Resmob) Polres Kolaka, berhasil mengamankan 40 jerigen Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis minyak tanah (mitan), yang akan diselundupkan ke Kolaka. Mitan tersebut diangkut menggunakan mobil pick up, dengan nomor polisi DT 8237 GE. Mobil hitam tersebut, dikemudikan oleh Abdul Madjid warga kelurahan Kampung Baru, kecamatan Rumbia Tengah, kabupaten Bombana, ditahan oleh polisi di jalan Jenderal Sudirman, kelurahan Kumoro, kecamatan Pomalaa.

Kapolres Kolaka AKBP Darmawan Affandy melalui Kasat Reskrim Polres Kolaka Iptu Giadi Nugraha, S.IK menjelaskan, pelaku memuat Mitan dari kabupatan Bombana dengan tujuan distribusi kelurahan Kolakaasi, kecamatan Latambaga, kabupaten Kolaka. ”Jadi pelaku menggunakan mobil Pick Up warna hitam, memuat 40 jerigen BBM bersubsidi jenis minyak tanah, yang masing-masing jerigen berisi 20 liter minyak tanah,” ungkapnya saat ditemui di kelurahan 19 November kecamatan Wundulako.

Mantan Kasat Reskrim Polres Konsel tersebut mengatakan, saat melintasi kecamatan Pomalaa, polisi menghentikan kendaraan pelaku yang sarat muatan, dengan mengelabui polisi menggunakan tutup terpal. ”Saat itu anggota Resmob sedang melakukan patroli, hingga di kecamatan Pomalaa dan menemukan mobil Pick Up hitam, menggunakan penutup terpal dan menahannya,” ujarnya.

Keterangan pelaku kepada polisi, barang tersebut berasal dari kabupaten Buton, yang dibelinya di Bombana dari orang yang tidak dikenal seharga Rp 6500 per liter, kemudian dijual di kabupaten Kolaka seharga Rp 7500 per liternya atau Rp 150 ribu per jerigen. ”Untuk pelaku dan barang bukti telah diamankan di Polres Kolaka, tersangka terpaksa mendekam di jeruji besi, karena telah melanggar Undang-undang nomor 22 tahun 2001 tentang Migas, dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara,” tandasnya. (cr1)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top