KPK Periksa Empat Saksi Lagi – KOLAKA POS

KOLAKA POS

BERITA UTAMA

KPK Periksa Empat Saksi Lagi

Dugaan Korupsi Pertambangan

f 1 KPK

Ketgam: Foto Amal Jaya, Saat Memberikan Komentar Terkait Kasus TPPU.FOTO : Kadamu/Kolaka Pos –

KOLAKA POS, KENDARI – Komisi Pemberantasan Korupsi terus mengumpulkan keterangan terkait dugaan penyelewengan kekuasaan gubernur Nur Alam. Kemarin (25/8) empat saksi kembali dihadirkan dalam pemeriksaan yang berlangusng di ruang Ditreskrimsus Polda Sultra.

Keempat saksi tersebut yakni Abraham Untung selaku Direktur PT.Untung Anaugi, staf ahli Bidang Pembangunan Pemprov Sultra, Amal Jaya, staf Dinas Kehutanan Sultra, Syahir dan Sekretaris Dinas ESDM Sultra Wa Umi Ndohae.

Abraham Untung hadir terlebih dahulu sekitar pukul 09.00. 20 menit setelahnya juga terlihat Amal Jaya datang nyaris berbarengan dengan Syahir. Sedangkan Wa Umi Ndohae hadir pukul 10.05. Tidak tampak raut ketegangan di wajah empat saksi ini. Bahkan mereka masih sempat melemparkan senyuman.

Amal Jaya, meninggalkan ruangan pemeriksaan pada pukul 11:49. Menurutnya, ia hanya dimintai keternagan terkait penerbitan izin pertambangan PT. AHB. “Izin pertambangan sebenarnya, itu bisa saja diterbitkan dimana saja, di istana negara misanya ataupun di KPK. Tetapi disaat tambang tersebut mau beroperasi disitulah diteliti izinnya, apakah boleh melakukan penambangan atau tidak,” ungkapnya. ia tidak berlama-lama memberikan komentar dan langsung menuju kendaraannya.

Sementara itu, ketua tim penyidikan KPK, Novel Baswedan menjelaskan hingga kemarin yang mereka lakukan masih berusaha mengumpulkan keterangan sebanyak mungkin dari para saksi. Meski demikian, ia enggan memberikan keterangan banyak terkait kesimpulan dari para saksi dan kemungkinan penahanan. “Saya tidak bisa memberikan komentar terlalu jauh, yang pada intinya kita memeriksa saksi, selebihnya silahkan tanya tim KPK yang lainnya,” ujarnya.

Hingga sekitar pukul 13.00, tiga saksi lainnya selain Amal Jaya terus diperiksa penyidik KPK. (p2)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top