Akper Pemda Kolaka Gabung USN – KOLAKA POS

KOLAKA POS

Metro Kolaka

Akper Pemda Kolaka Gabung USN

KOLAKA POS, KOLAKA – Akademi Keperawatan (Akper) Pemda Kolaka rencananya akan digabungkan ke Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka. penggabungan tersebut disebabkan regulasi kewenangan Pemda Kabupaten dalam bidang pendidikan yang kini hanya terbatas pada pendidikan dasar dan menegah pertama.

Hal itu terungkap dalam Rapat Dengar Pendapat antara Komisi III DPRD Kolaka dengan pihak Akper, Dinas Pendidikan Kolaka dan Pihak USN yang digelar kemarin di Ruangan rapat Komisi III DPRD Kolaka. “Dasarnya itu, karena adanya regulasi yang baru pemda kini tidak punya kewenangan terhadap pengelolaan pendidikan menengah ke atas dan tinggi, makanya tadi ada beberapa opsi terkait keberadaan Akper Pemda ini, ya kesimpulannya akan bergabung dengan USN,” papar Ajib Madjib Ketua Komisi III DPRD Kolaka.

Legislator PAN itu menuturkan bahwa opsi lainnya yang ditawarkan terkait keberadaan Akper ini diantaranya adalah bergabung dengan Universitas Terbuka atau bergabung dengan Politeknik lainnya yang ada di Sulawesi Tenggara. “Ada opsi bergabung dengan Universitas Terbuka atau Politeknik lainnya, namun karena USN menyatakan kesediaannya dan juga lebih dekat ya itu yang dipilih,” ungkap Ajib.

Rencana penggabungan tersebut kata Sekretaris DPD II PAN Kolaka itu masih tahap awal dan rencananya akan dibawa ke paripurna untuk disetujui. “Ini masih tahap awal, dan akan kita bawa ke Paripurna,” tuturnya. Lanjut Ajib, bahwa rencana bergabungnya Akper itu jangan samapi mempengaruhi kegiatan perkuliahan. “Rencana ini tidak mempengaruhi kegiatan di Akper Pemda, jadi saya harap para mahasiswa yang kuliah jangan berhenti, karena di aturan itu juga masih ada kewenangan Pemda hingga dua tahun sampai mergernya nanti,” papar Ajib.

Sementara itu, Rektor USn , Dr. Azhari dalam paparannya di RDP tersebut menyatakan kesiapannya untuk menampung mahasiswa Akper dan Dosen-dosennya. “Kita sangat siap, kalau misalnya jadi, untuk sementara kita naungi dibawah prodi SI, sambil menunggu terbentuknya fakultas sendiri yaitu Fakultas Kesehatan Masyarakat, dan mengenai dosen-dosen dan karyawan akan kita akomodir sesuai dengan aturan yang ada,” papar Azhari dalam RDP tersebut. (cr4)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top