Lagi, Polda Sultra Tangkap Pengedar Sabu – KOLAKA POS

KOLAKA POS

KOTA KENDARI

Lagi, Polda Sultra Tangkap Pengedar Sabu

Foto Kasubdit III Ditnarkoba, AKBP, Laode Kadimu.FOTO : Kadamu/Kolaka Pos

Foto Kasubdit III Ditnarkoba, AKBP, Laode Kadimu.FOTO : Kadamu/Kolaka Pos

KOLAKA POS, KENDARI – Peredaran narkoba di Indonesia makin menjadi-jadi,termasuk di Sulawessi Tenggara khususnya kota Kendari .Hal ini dibuktikan dengan adanya beberapa kasus penangkapan yang dilakukan oleh Polisi Daerah (Polda) Sultra, tentang pengedaran narkoba. Salah satunya penangkapan pengedar sabu di dalam rumah tahanan (rutan) kota Kendari.
Kasubdit III Ditnarkoba Polda Sultra, AKBP, Laode Kadimu, saat dikonfirmasi membenarkan kasus kemarin sore sekitar pukul 15:30,dimana pihak kepolisian mengamankan pengedar sabu di rutan. Kasus ini diungkap berawal dari adanya pengirirman paket makanan di dalam rutan kemudian digagalkan oleh penjaga rutan. “Dari hasil temuan penjaga rutan itu, kami mendapatkan sabu kurang lebih seperempat gram di rutan tersebut,” tuturnya, Senin, (22/8).
Setelah itu, pihak kepolisian melakukan pengembangan dan mendapatkan 6 gram sabu di kamar kost, dengan inisial RG, dan TS (RG sebgai pemilik kamar, sedangkan TS sebagai subandarnya, red), di salah satu perumahan, Lepo-Lepo. Modusnya memesan makanan sama kurir dengan inisial RN, kemudian diantarkan ke rutan, setelah itu paket sabu diisikan di kepalanya ikan. “Total sabu yang diamankan enam perempat gram sabu. Dan yang diamankan 5 orang, yang sudah ditetapkan sebagai tersangka 3 orang, serta yang di rutan 1 orang, dengan inisial DR. Dan DR ini yang memesan sabu dalam rutan,” tambahnya.
Pria yang berpangkat dua bunga melati di pundaknya menuturkan, barang bukti yang ditemukan berupa uang tunai Rp. 1.900.000, kartu ATM, alat pengsihab sabu, timbangan sabu. “Uang tersebut merupakan hasil dari penjualan sabu,” katanya.
Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, ia dikenakan pasal berlapis, 312, 114, 112, 115, dan 116, ayat 1. “De.ngan ancaman hukuman maksimal 20 tahun dan minimal 5 tahun,” ungkap Kadimu, panggilan akrabnya. (p2/hen)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top