Cabuli ABG, Oknum Guru Diamankan Polres Baubau – KOLAKA POS

KOLAKA POS

Jazirah Sultra

Cabuli ABG, Oknum Guru Diamankan Polres Baubau

Kanit Reskrim Polres Baubau (tengah) saat memberikan keterangan pers soal kasus pencabulan yang dilakukan oknum guru di Buteng.FOTO : Harun/Kolaka Pos

Kanit Reskrim Polres Baubau (tengah) saat memberikan keterangan pers soal kasus pencabulan yang dilakukan oknum guru di Buteng.FOTO : Harun/Kolaka Pos

KOLAKA POS, BAUBAU – Seorang oknum guru di salah satu Sekolah Dasar Kabupaten Buton Tengah (Buteng), LH terpaksa harus diamankan personel Polres Baubau. Pasalnya, oknum guru tersebut tega mencabuli DH (14) tetangganya sendiri pada pada 14 Agustus lalu.
Kanit Reskrim Polres Baubau, Ipda Desi Simon mengatakan, peristiwa itu bermula saat tersangka menyuruh DH untuk membeli rokok dengan memberikan uang sebesar Rp 100 ribu. Setelah membeli rokok tersebut, korban kembali untuk menyerahkannya kepada LH. Namun pada saat menerima rokok tersebut, tersangka langsung menarik tangan korban untuk masuk ke dalam kamar. Setelah di dalam kamar tersangka memaksa korban untuk menuruti kemauannya.
“Ketika di dalam kamar, tersangka memaksa untuk menuruti kemauannya,tapi korban sempat menolaknya. Namun, pada saat itu juga, korban didorong hingga terjatuh ke kasur. Setelah korban terjatuh di kasur, tersangka melancarkan aksinya,” ungkapnya kemarin (22/8).
Setelah melancarkan aksinya, lanjut Desi Simon, tersangka menyuruh korban untuk sembunyi diatas loteng rumah, karena pada saat itu sang keluarga sedang melakukan pencarian.
“Tersangka menyuruh korban untuk sembunyi diatas loteng rumah, karen pada saat itu sudah dicari oleh keluarga. Kemudian tersangka mematikan listrik rumahnya, dan meenyuruh korban keluar dari rumahnya. Ketika korban keluar, ternyata keluarga dan warga sudah berada di depan rumah tersangka,” ujarnya.
Ia menambahkan, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, yang menjadi korban dari oknum guru tersebut itu baru satu orang. “Jadi berdasarkan pemeriksaan, baru satu orang yang menjadi korbannya. Atas kejadian ini tersangka terancam akan diberikan hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun penjara,” tandasnya. (hrn)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top