Lagi, STAI Al Mawaddah Torehkan Prestasi – KOLAKA POS

KOLAKA POS

Metro Kolaka

Lagi, STAI Al Mawaddah Torehkan Prestasi

M. Askari Zakaria.

M. Askari Zakaria.

KOLAKA POS, KOLAKA – STAI Al-Mawaddah Warahmah tidak henti-hentinya menorehkan prestasi di tingkat kabupaten maupun nasional. Buktinya, setelah berhasil mewakili Sultra di tingkat nasional pada ajang International Conference on University-Community Engagement (ICON UCE) yang digelar di Malang lalu, kini Wakil Ketua I Akademika dan Kelembagaan STAI Al-Mawaddah Warahmah Kolaka, M.Askari Zakaria kembali menorehkan prestasi di bidang pertanian dan peternakan yang digelar Kementerian Pertanian beberapa waktu lalu. Pasalnya, makalah yang dibuat Dosen Al Mawaddah Warahmah terpilih menjadi salah satu yang terbaik.
M.Askari Zakaria mengatakan, beberapa waktu lalu dirinya kembali menjadi wakil Sultra dalam kegiatan seminar internasional Live Stock Production and veterinary Technology yang diadakan di salah satu hotel Bali. Dalam kegiatan tersebut, ia memaparkan karya ilmiah yang berjudul Pengaruh Jamur Trichoderma viride dan Ragi Saccharomycess Cerevisiae terhadap komposisi kimia, fraksi serat, kecernaan dan kadar theobromine kulit buah kakao fermentasi.
“Pada 10 Agustus hingga 13 Agustus lalu, saya kembali memaparkan hasil karya ilmiah di seminar internasional Live Stock Production and veterinary Technology yang digelar Balai Kementerian Pertanian,” ujarnya kepada Kolaka Pos kemarin.
Ia mengungkapkan, peserta yang mengikuti seminar ini berasal dari berbagai negara luar, diantaranya Thailand, Korea Vietnam dan India. “Para peserta yang mengikuti kegiatan ini merupakan perwakilan dari berbagai negara yang ada, seperti Thailand, Korea, India dan masih banyak lainnya,” terangnya.
Ia menjelaskan, dalam makalah yang dibuatnya itu membahas kesehatan hewan dan produksi pertanian. Menurutnya, kesehatan hewan dan produksi pertanian bukan hanya tanggung jawab pemerintah, namun warga juga ikut berperan di dalamnya.
“Kesehatan hewan dan peningkatan produksi bukan hanya tugas dari pemerintah tapi tanggung jawab bersama. Karena itu saya konsen untuk kehalalan makanan. Dimana penelitian ini saya mengangkat masalah dari limbah kakao bisa menjadi makanan ternak yang memiliki protein tinggi dan serat, sehingga baik dikonsumsi oleh ternak. Artinya ketika makanan yang diberikan untuk ternak baik, otomatis baik juga kita konsumsi juga,” paparnya.
Menurutnya, penelitian di bidang peternakan dan pertanian ini sangat menantang. Sebab, Kolaka merupakan daerah penghasil kakao terbesar di Sultra. Untuk itu, ia ingin limba kulit kakao bisa memiliki manfaat.
“Penelitian di bidang peternakan dan pertanian ini sangatlah menantang bagi saya, dimana kota Kolaka adalah penghasil kakao terbesar d Sultra dan dan saya ingin limbah dari kulit kakao hasil penelitian yang difermentasi tersebut bisa menjadi makanan ternak yang baik untuk pakan ternak terutama sapi,sedangkan di bidang yang lainnya saya mencanangkan pembuatan biogas dari limbah kotoran sapi, yang Insya Allah tahun ini bisa saya laksanakan,” paparnya.
Askar Zakaria menambahkan, dirinya ingin merubah stigma warga Kolaka bahwa STAI Al Mawaddah tidak hanya fokus pada pelejaran agama saja, namun di segala aspek. “Saya ingin merubah sigma warga Kolaka tentang image Stai Al Mawaddah Warahmah bahwa bukan hanya fokus dengan pelajaran agama saja tetapi meluas di bidang pendidikan yang lain. Untuk itu, kami mengharapkan Pemerintah Kolaka bisa berkolaborasi dengan kami untuk penelitian selanjutnya,” tandasnya. (hrn)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top