Motif Terbakarnya Gudang Obat di Muna Masih Teka-teki – KOLAKA POS

KOLAKA POS

Jazirah Sultra

Motif Terbakarnya Gudang Obat di Muna Masih Teka-teki

 Gudang Obat milik Dinkes Munaterbakar pada Senin (1/8) dini hari lalu.FOTO : Ahmad/Kolaka Pos

Gudang Obat milik Dinkes Munaterbakar pada Senin (1/8) dini hari lalu.FOTO : Ahmad/Kolaka Pos

KOLAKA POS, RAHA – Terbakarnya Gedung Instalasi Farmasi (Gudang Obat) milik Dinas Kesehatan (Dinkes) Muna yang terletak di jalan Pendidikan, kelurahan Raha III, kecamatan Katobu, Kota Raha, Senin (1/8) dini hari lalu, nampaknya menyisahkan teka-teki. Sebab, hingga saat ini apa yang menyebabkan hingga gudang obat itu terbakar, polisi belum dapat menyimpulkan. Alasannya, hingga hari ini Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Muna La Ode Rimbasua, belum memasukkan laporannya ke pihak kepolisian atas kasus terbakarnya gedung milik Dinkes Muna yang merugikan keuangan negara tersebut.
Ditemui Wartawan di pelataran kantor pemerintah daerah Muna Kamis (18/8) siang, Rimbasua beralibi jika dirinya belum memasukkan laporan kepihak kepolisian, lantaran ia menganggap di tempat kejadian perkara (TKP), polisi sudah membentangkan garis polisi (Police Line)
“Belum. Sudah digaris polisi,” katanya.
Meskipun Rimbasua belum memasukkan laporan ke pihak kepolisian, namun ia mendesak agar polisi dapat segera memecahkan kasus tersebut. “Justru kita tunggu hasilnya apa? Karena sudah mereka tahu,” tandasnya sembari berlalu.
Sementara itu, Kapolres Muna AKBP Yudith S. Hananta, melalui Kasat Reskrim Polres Muna AKP Dedi Nuary mengungkapkan, kasus tersebut masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Namun, eks Kasat Reskirim Polres Bombana itu menyayangkan sikap Dinkes Muna yang dianggap tidak bersinergi dengan pihak kepolisian. Lantaran Kadinkes Muna La Ode Rimbasua itu belum melaporkan kejadian terbakarnya gudang obat milik Dinkes Muna itu.
“Kami tetap lakukan penyelidikan. Tapi, memang kita butuh kerjasama supaya bisa dipanggil sebagai saksi. Khawatirnya, nanti kalau dipanggil jadi saksi, mereka tidak siap disita waktunya. Jadi, sebaiknya pak Kadis (La Ode Rimbasua, red) dari pihak Dinkes melapor,” ujar AKP Dedi Nuary pada awak media saat dijumpai di ruang kerjanya.
Menurutnya, pelaporan pihak pemerintah sangat dibutuhkan pihak kepolisian, agar kasus yang merugikan masyarakat dan negara itu dapat segera diungkap oleh pihak kepolisian.
“Kalau memberatkan tidak. Tapi dimohon kerjasamanya pemerintah,” tandasnya. (m1)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top