Mahasiswa USN Kolaka Unjukrasa Tuntut Proyek Jalan Pemuda Selesai – KOLAKA POS

KOLAKA POS

BERITA UTAMA

Mahasiswa USN Kolaka Unjukrasa Tuntut Proyek Jalan Pemuda Selesai

Abbas Berjanji Cari Solisi Menghadap Menteri PU

Demostran mendatangi gedung dprdKOLAKA POS, KOLAKA – Puluhan Aktivis mahasiswa Universitas Sembilan Belas November (USN) yang tergabung dalam Lembaga Studi Hukum dan Kebijakan (LSHK) melakukan aksi unjukrasa di Gedung DPRD Kolaka Senin kemarin.
Dalam orasinya para pengunjuk rasa menuntut agar proyek penyelesaian Jalan Pemuda Kota Kolaka yang terbengkalai menjadi perhartian Pemda Kolaka dan Pemerintah Provinsi. Usai orasinya para demonstran kemudian diterima diruang Komisi III oleh beberapa anggota Komisi III DPRD Kolaka dan didampingi Asisten II Setda Kolaka Kasim Madaria, Kepala Dinas Pekerjaan Umum H Abbas.
Dalam pertemuan itu, Demonstran mendesak agar Pemkab maupun Pemprov segera menyelesaian proyek pengerjaan Jalan Pemuda Kota Kolaka yang kini terbengkalai karena menurut mereka terhentinya proyek tersebut membuat situasi kota Kolaka tak nyaman lagi. Pengguna jalan dan warga sekitar sangat terganggu. Mereka juga meminta anggota DPRD Kolaka untuk menyuarakan aspirasinya kepada Pemda Kolaka dan Pemprov Sultra.
“Kami meminta agar para anggota dewan supaya menyampaikan aspirasi kami. Sehingga pengerjaan Jalan Pemuda itu segera selesai,” papar Riska salah satu demonstran.
Sementara itu, Koordinator dari Aksi tersebut, Jabir Luwukuhi menambahkan, meskipun pengerjaan jalan Pemuda merupakan program pemerintah pusat, ia meminta agar pihak Pemda Kolaka juga turut berperan dalam menyelesaikan proyek tersebut.
“Karena kondisi jalan yang sangat buruk, seorang warga Wundulako yang melintas di jalan itu meninggal karena terjatuh. Kami tak ingin ini terjadi lagi,” katanya.
Dia juga menambahkan bahwa Agustus ini pengerjaan jalan tersebut seharusnya sudah mencapai 50 persen dan pada Desember mendatang sudah tuntas seratus persen. “Kenapa pembangunan ini terhenti, inikah pertanyaan, Apakah karena kontraktornya memang tidak mampu ataukah kontraktornya ditekan oleh sub kontraktor yang ada di Kolaka karena ada campur tangan dari pejabat 01 atau 02,” tanyanya.
Menanggapi pernyataan demonstran, Kepala Dinas PU, H Abbas mengungkapkan, penyebab terbengkelainya Jalan Pemuda adalah karena pihak Satker Provinsi sudah dua kali memutuskan kontrak dua kontraktor pemenang tender. “Pihak Satker itu sudah dua kali memutuskan kontrak. Kontraktor pertama diputuskan karena dinyatakan tidak siap oleh Satker, begitupun dengan kontraktor yang kedua. Karena alat beratnya saja tidak ada di Kolaka,” timpalnya.
Abbas menuturkan, pengerjaan Jalan Pemuda kini sepenuhnya merupakan tanggungjawab Kementrian PU dan Satker Provinsi. Sebab pihaknya sudah melakukan kewajibannya dengan melakukan ganti rugi lahan dan bangunan milik warga. “Ini tanggungjawab pusat melalui satker, jadi kalau ada yang bilang ada campur tangan pemda, maka itu tidak benar,” tandasnya.
Mengenai kelanjutan pengerjaan Jalan Pemuda, Abbas berjanji bahwa ia bersama Bupati Kolaka akan menemui Mentri PU pada 21 Agustus mendatang untuk membicarakan persoalan tersebut. Selain itu, berdasarkan informasi dari Satker provinsi bahwa telah dilakukan tender yang ketiga kalinya. (cr4/hen)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top