Tak Ada Kemeriahan Jelang HUT RI di Muna – KOLAKA POS

KOLAKA POS

Jazirah Sultra

Tak Ada Kemeriahan Jelang HUT RI di Muna

Asisten I: Kegiatan Ditunda

Asisten I Pemerintahan dan Kesra Pemda Muna, Arman Anwar.

Asisten I Pemerintahan dan Kesra Pemda Muna, Arman Anwar.

KOLAKA POS, RAHA – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) RI tahun ini, bakal tampak sedikit berbeda jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Sebab, tak ada kemeriahan menyambut HUT RI ke-71 itu. Pasalanya, Pemda Muna tak mau mengambil resiko dalam penyelenggarakan kegiatan. Hal itu disebabkan kondisi di Muna belakangan ini tidak kondusif. Terlebih lagi belum adanya bupati definitif. Namun, kegiatan yang identik dengan semarak HUT RI seperti gerak jalan, tidak menutup kemungkinan dilaksanakan pasca pelantikan bupati terpilih.
Asisten I Pemerintahan dan Kesra Pemda Muna, Arman Anwar mengatakan, penundaan kegiatan HUT itu, diambil setelah Pemda Muna menerima saran dari pihak TNI/Polri. Karena melihat kondisi daerah yang masih kekosongan pemimpin. Apalagi akhir-akhir situasi dan kondisi Muna masih dalam transisional.
“Kegiatan ditunda. Karena mempertimbangkan saran pengelola keamanan. Jadi mereka menyarankan supaya dibatasi aktifitasnya,” ujar Arman Anwar saat ditemui di ruangannya, Kamis (11/8).
Bukan hanya itu, menjelang HUT Pemda sebenarnya akan menyelenggarakan pameran pembangunan selama lima tahun terakhir ini secara terbuka. Namun, Pemda tak mau mengambil resiko karena didalamnya akan muncul kompleksitas persoalan.
“Begitu juga semuanya. Sebagaimana biasanya. Karena Muna masuk transisional. Sehingga sebaiknya menahan diri agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” katanya.
Menurutnya, Pemda Muna bukan meniadakan kegiatan sebagai mestinya diselenggarakan tiap tahun, namun peneyelenggaraan kegiatan itu dipending dulu pelaksanaannya. Dan itu akan terlaksana setelah ada bupati periode 2016-2021. “Biar selesai 17 Agustus, bisa dilaksanakan itu pertandingan. Setelah ada Bupati baru,” tuturnya.
Mantan Kepala Inspektorat Muna itu menerangkan, kegiatan yang dilaksanakan saat menjelang 17 Agustus, mulai dari Aubade saat malam tanggal 17 Agustus. Hari H dengan perayaan detik-detik proklamasi, pengibaran bendera dilanjutkan dengan mengunjungi makam pahlawan di Watuputih.
“Sore harinya penurunan bendera, dirangkaikan dengan malam ramah tamah dari kenegaraan,” tandasnya. (m1)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top