Petani Kampung Cokelat Benahi Jembatan Gantung. – KOLAKA POS

KOLAKA POS

SAFARI DESA

Petani Kampung Cokelat Benahi Jembatan Gantung.

Petani Kampung Cokelat yang memperbaiki jembatan gantung di Kelurahan Lalombaa yang sudah mulai rusak. Foto : Hasrul/Kolaka Pos.

Petani Kampung Cokelat yang memperbaiki jembatan gantung di Kelurahan Lalombaa yang sudah mulai rusak.
Foto : Hasrul/Kolaka Pos.

KOLAKA POS, KOLAKA – Kebersamaan yang ditanamkan oleh puluhan petani kakao di Kelurahan Lalombaa dan Balandete nampak terlihat saat mereka secara bergotong royong membenahi sebuah jembatan gantung yang nampak mulai rusak. Jembatan yang menghubungkan antara permukiman warga Lalombaa menuju perkebunan di kampung cokelat itu oleh petani memperbaiki kawat sling, kayu titian hingga dilakukan pengecatan.

Salah seorang petani kakao asal Balandete bernama Abdul Jalil yang ditemui mengatakan bahwa jembatan yang diperbaiki itu merupakan satu satunya jembatan penghubung menuju kebun mereka yang saat ini kondisinya telah mulai rusak karena alam. Kata dia, jika jembatan tersebut dibiarkan maka akan menambah kerusakan pada bagian jembatan tersebut.

“Kalo jembatan ini tidak dipelihara maka akan menambah kerusakannya. Makanya kita dari petani yang berada di Kampung Cokelat ini berinisiatif untuk memperbaikinya, apalagi jembatan ini satu satunya jembatan yang kita lalui dari kebun,”kata Jalil.

Sementara itu petani kakao lainnya yang berasal dari Lalombaa bernama Udin justru berharap agar jalan yang selama ini dilalui oleh petani menuju kebun mereka sebaiknya diperbaiki oleh pemerintah. Sebab meski sudah ada beberapa yang sudah dilakukan perbaikan namun masih banyak pula yang masih rusak.

“Seandainya pemerintah mau memperbaiki kelanjutan jalan yang sudah dibuat jalan setapak itu, pasti kami tidak lagi kesulitan dalam memobilisasi hasil panen kami keluar, karena masih ada jalan yang kalau hujan sangat becek dan berlubang lubang,”kata Udin.

Kepala Bidang Produksi Dinas Perkebunan Kolaka, Muh. Darwis membenarkan kegiatan petani kakao yang memiliki kebun di kampung cokelat yang melaksanakan perbaikan jembatan tersebut. Kata Darwis petani yang ada di kampung cokelat memang cukup solid jika terdapat hal hal yang harus dikerjakan secara bersama sama.

“Solidaritas petani di Kampung Cokelat itu memang cukup kuat. Jika ada yang mau dikerjakan bersama sama, mereka semua datang. Begitu pula dengan pertemuan pertemuan yang dilakukan antara Dinas Perkebunan dengan mereka, kami tidak kesulitan dalam mengahdirkannya. Sikap seperti Ini yang harus dicontoh oleh semua pijak saat ini, yaitu menanamkan nilai kebersamaan dan sifat gotong royong,”kata Darwis.(cr3/hen)

Area lampiran

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top