Sanggar PKK Desa Ranoteta Akhirnya Berdiri – KOLAKA POS

KOLAKA POS

SAFARI DESA

Sanggar PKK Desa Ranoteta Akhirnya Berdiri

 Tampak bangunan sanggar PKK di Desa Ranoteta yang saat ini sedang dibangun. (Foto : Hasrul/Kolaka Pos)

Tampak bangunan sanggar PKK di Desa Ranoteta yang saat ini sedang dibangun. (Foto : Hasrul/Kolaka Pos)

KOLAKA POS, KOLAKA – Peran organisasi Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dalam sebuah daerah memang sangat diharapkan. Sebab bagaimanapun organisasi para ibu yang bertujuan dalam memberdayakan keluarga untuk meningkatkan kesejahteraan menuju terwujudnya keluarga yang beriman, sehat sejahtera, maju dan mandiri dapat terwujud mulai dari tingkat pusat sampai dengan ke tingkat desa.

Untuk mewujudkan hal tersebut, dibutuhkan perangkat organisasi maupun sarana penunjang berupa gedung/sanggar agar tugas menyuluh, menggerakkan dan mencatat kondisi keluarga yang ada seperti adanya ibu hamil, ibu menyusui, balita, orang sakit, orang yang buta huruf dan sebagainya dapat berjalan sebagaimana mestinya.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Desa Ranoteta Kecamatan Watubangga, Juliadi yang ditemui mengatakan bahwa sejak terbentuknya Desa Ranoteta, hingga saat ini belum memiliki gedung sanggar yang berfungsi sebagai pusat aktifitas para pengurus Tim Penggerak (TP) PKK di desa itu. Apalagi kata dia, peran TP PKK saat ini sangat diharapkan oleh masyarakat dalam memberikan pelayanan bagi keluarga di tingkat desa.

“Untuk pembangunan sanggar PKK di Desa Ranoteta, meski pembangunanya belum sepenuhnya selesai, namun setidaknya saat ini kami telah memulai pembangunan sanggarnya dengan menggunakan dana yang bersumber dari Anggaran Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2016. Dengan berdirinya gedung tersebut, nantinya aktifitas dari TP PKK di desa ini akan berjalan dengan baik sesuai dengan tujuan organisasi ini,”kata Juliadi.

Kades Ranoteta, Juliadi menambahkan bahwa sejak pemerintah pusat dan daerah menggelontorkan dana desa dan ADD di tingkat desa, pembangunan sejumlah infrastruktur di tingkat desa mulai berjalan. Apalagi kata dia, pengelolaan dana tersebut dilakukan dengan pola pemberdayaan dengan melibatkan masyarakat sebagai pengelolah dan pengawasan terhadap anggaran tersebut. (cr3/hen)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top