Proyek TPAS Konut Kembali Disoal – KOLAKA POS

KOLAKA POS

BERITA UTAMA

Proyek TPAS Konut Kembali Disoal

KOLAKA POS, KENDARI – Proyek Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) di Kabupaten Konawe Utara (Konut) kembali disoal. Pasalnya, proyek yang menelan anggaran Rp.7.836.760.000 itu hingga saat ini belum selesai.
Padahal, proyek di Unit Kerja Direktorat Jendral Cipta karya (Satuan Kerja PPK persampahan) Kementrian PU-PERA,yang dikerjakan oleh Kontaraktor PT.Pratama Godean Jaya,dengan Nomor Kontrak: H.K.02.03/PPK.S/KNT.FISIK/3116,dimulai dari tgl 26 Agustus, dan selesai 24 Desember 2015 lalu, dengan waktu pelaksanaan 120 hari kalender.
Untuk itu, Aliansi Mahasiswa Pemerhati Rakyat (Ampera) meminta pihak Kejati Sultra, segera mengusut tuntas dugaan korupsi dalam proyek yeng menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tersebut.

“Proyek ini penuh dengan masalah, diantaranya PPK bersama sama Kontraktornya tetap melanjutkan pekerjaan proyek tersebut,” teriak Korlap Ampera, Jurawal, Rabu (10/8).

Lebih lanjut, orator itu menegaskan, pihaknya juga menduga terjadi pelanggaran, terkait pengerjaan proyek ini. Berdasarkan penelusuran yang dilakukannya, terkuak bahwa telah terjadi penyelewangan anggaran sebesar Rp 800 juta, akibat keterlambatan dalam pengerjaannya.

“Kami mencurigai ada permainan dari pihak PKK Kabupaten Konut, sampai bisa meloloskan PT Pratama Godean Jaya dari ganti rugi pengerjaan proyek,” tegasnya.

Sebelumnya, Konawe Coruption Watch (KCW) pernah merilis hasil investigasi yang dilakukan LSM tersebut. Dimana, pihaknya juga menduga adanya kongkalingkong antara Pejabat Pembuat Komitmen dan juga Kontraktornya, sehingga pekerjaan ini di addendum secara ilegal.

Bagaimana tidak, kontraknya seharusnya sudah selesai 24 Desember Tahun 2015,namun pekerjaan terus dilanjutkan tanpa kemajuan Fisik. Dan menurut laporan dari beberapa pihak kepada KCW bahwa anggarannya sudah dicairkan 100 persen.(k1/hen)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top