Bupati Butur Resmikan Kegiatan Permainan dan Seni Budaya – KOLAKA POS

KOLAKA POS

Jazirah Sultra

Bupati Butur Resmikan Kegiatan Permainan dan Seni Budaya

 Bupati Buton Utara, H. Abu Hasan memukul gong menandakan kegiatan permainan tradisional dan seni budaya resmi digelar.FOTO : ist/Kolaka Pos


Bupati Buton Utara, H. Abu Hasan memukul gong menandakan kegiatan permainan tradisional dan seni budaya resmi digelar.FOTO : ist/Kolaka Pos

KOLAKA POS, BUTUR – Memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) ke 71 dan HUT Buton Utara (Butur), Pemerintah Kabupaten menggelar berbagai kegiatan tradisional dan seni budaya. Kemarin (9/8), Bupati Butur, H. Abu Hasan meresmikan permainan tradisional dan seni budaya di lapangan Raja Jin. Kegiatan yang diikuti ribuan peserta berlangsung dengan meriah.
Dalam pembukaan yang digelar, Abu Hasan menegaskan, ada empat hal yang harus diperhatikan dalam mengikuti kegiatan yang digelar saat ini. Pertama adalah menjujung tinggi nasionalisme. Sebab, nasionalisme adalah sebuah nilai yang perlu dijunjung tinggi dalam kehidupan berbangsa dan bermasyararkat.
Daerah ini lanjut Abu Hasan, bagian dari Indonesia sehingga akan selalu mengikuti perkembangan yang akan terjadi. “Kita harus menjunjung tinggi dalam kehidupan berberbangsa maupun bermasyarakat. Sebab, dengan nilai itu, kemerdekaan bisa tercapai dan menjadi jembatan emas untuk membangun Indonesia maju, adil dan beradap, serta sejahtra yang dirodoi allah. Butur sebagai bagian dari Indonesia, akan selalu mengikuti denyut nadi perkembangan bangsa ini, sehingga nilai-nilai kebangsaan tidak boleh luntur bagi generasi muda. Karena sekali saja luntur dikalangan generasi muda, maka bayarannya sangat mahal dimasa akan datang, baik sosial, ekonomi maupun politik. Oleh karena itu salah satu krakteristik, kita merayakannya HUT dalam berbagai bentuk kgiatan. Itu semua sebagai wujud kecintaan kita sebagai warga negara indonesia yang sudah memberikan bnyak hal,” paparnya.
Kedua adalah nilai budaya. Salah satu alasan Pemkab memilih kegiatan tradisional adalah untuk mempertahankannya agar tidak punah. “Kita memilih seni tradisional, karena kita sadar bahwa Butur ini daerah yang berbudaya. Kita tidak ingin budaya ini punah, karena tidak mampu menjaganya, serta mensosialisasikan baik tingkat masyarakat maupun sekolah. masyarakat. Oleh karena itu tahun ini kita menggelar kegiatan seni dan budaya permainan tradisional. Saya berharap kegiatan ini agenda tahunan, sehingga pelaksanaan ini bisa mempertahankannya,” ujarnya.
Ia menambahkan, nilai ketiga adalah menjunjung tinggi sportivitas. Nilai ini juga sangat penting, karena dapat melahirkan kader ataupun atlet yang jujur. “Bagaimanpun kita menginginkan kemenangan, tapi kita harus selalu menjunjung tinggi nilai sportivitas ini. Peranan dewan juri dan wasit sangat penting, untuk menghadirkan spotivitas di setiap permainan yang dilaksanakan. Saya tidak mau dengar ada wasit dan juri berpihak kepada salah satu peserta. Karena yang ikut serta adalah anak-anak kita semua yang bersepakat untuk melestarikan nilai budaya,” terangnya.
Terakhir lanjut Abu Hasan, adalah menjunjung tinggi niai solidaritas. Nilai ini adalah yang sangat penting, karena ini merupakan ciri pemikiran matang. “Sebesar apapun ambisi kita untuk memenangkan sebuah lomba, kita harus memiliki toleransi dan solidaritas. Dengan memiliki sifat ini kita dapat bersosialisasi dengan masyarakat lain. Jadi mari kita jnjung nilai nasionalisme, budaya, sprotivitas dan solidaritas. smoga dimasa yang akan dtang kegiatan sperti ini bisa menjadi kalender daerah. dan pelksanan apasaja baik itu HUT buton utara, maupun HUT RI ini. dengan tidak mengabaikan olahrga dan seni prestasi karena itu juga penting untuk mbawa nama baik butur, ditingkat provnsi mapun nasional,” tandasnya. (hrn)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top