Parmin : Reses Wajib Bagi Anggota DPRD – KOLAKA POS

KOLAKA POS

BERITA UTAMA

Parmin : Reses Wajib Bagi Anggota DPRD

*Terkait Sorotan Dua Anggotanya Abaikan Reses

 

KOLAKA POS, KOLAKA – Ketua DPRD Kolaka, Parmin Dasir menegaskan bahwa kegiatan reses anggota DPRD adalah hal yang wajib dilakukan oleh setiap anggota DPRD sebagaimana aturan dan tata tertib yang ada. “Reses itu wajib dilakukan oleh anggota, itu wajib,” tegas
Ketua DPC PAN Kolaka itu.

Terkait sorotan kepada dua anggota DPRD Kolaka, Rusman (legislator PKS) dan Amiruddin Massang (legislator PAN) yang diduga mengabaikan agenda reses karena Berkunjung ke luar negeri mengikuti study tour program studi S2 mereka, Parmin
Mengatakan bahwa kepergian mereka sudah disampaikan kepadanya. Dan seolah membela anggotanya, Parmin menjelaskan bahwa reses mereka bisa saja dilakukan setelah sepulangnya atau sebelum keberangkatan mereka.

“Ada penyampaian dari mereka sebelumnya, bahwa ada kegiatannya. Jadi begini reses itu ada minimal ada maksimalnya sekian, bisa saja nanti pulang menemui konstituen Atau mereka sudah porsir sebelumnya, seperti Amiruddin Massang saya liat di FB dia Porsis pagi dan siang malam, yang jelas kepergian mereka tidak ada konsekwensi pembiayaan dari DPRD,” papar Parmin.

Dia juga menjelaskan, bahwa terkait reses dan kepergian kedua anggota DPRD tersebut adalah bersifat teknis. “Jadi itukan teknis saja, bagaimana kalau orang sakit? Sama halnya dengan itu, kasian juga mereka kalau tunggu reses sebagaimana
yang diagendakan itu, tertunda lagi penyelasaian styudinya, menunggu enam bulan atau satu tahun lagi, makanya saya lihat mereka lakukan porsir reses sebelumnya,” tutur Parmin.

Dia juga menerangkan bahwa bisa saja mereka telah melakukan reses sebelum berangkat dan memaksimalkannya meski agenda reses belum selesai lalu berangkat ke luar negeri.

“Misalnya mereka bisa saja berkunjung kebeberapa kelurahan atau desa dalam sehari, mereka maksimalkan misalnya tiga desa dalam sehari, jadi bisa saja mereka selesai reses tiga hari, lalu berangkat, itukan teknis saja, yang terpenting disini mereka menyampaikan rumusan laproan resesnya itu,” jelas Parmin.

Sementara itu, ketua LSM LIDER, Herman mengingatkan bahwa reses jangan dipandang enteng, apapun alasannya, wakil rakyat harus mengedepankan kepentingan rakyat diatas kepentingan pribadi.
“Reses jangan dipandang enteng, ini tidak main-main, disinilah rakyat menyampaikan aspirasinya secara langsung kepada orang yang mewakilinya di parlemen, apapaun alasannya kepentingan rakyat harus didahulukan, beda konteksnya kalau mereka berhalangan seperti sakit, rakyat memilih mereka bukan untuk pergi sekolah S2,” tutur Herman.

Herman juga mengancam akan melaporkan anggota DPRD yang membuat laporan reses fiktif padahal mereka tidak melakukan reses. “Ada beberapa laporan yang kami terima, bahwa di desa mereka tidak ada anggota DPRD yang reses, ini kami akan telusuri, kami akan laporkan kalau ada anggota DPRD yang membuat laporan reses fiktif,” tegas Herman. (cr4/hen)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top