Diwarnai Demonstrasi, DPRD Selenggarakan Paripurna Penetapan Bupati Muna Terpilih – KOLAKA POS

KOLAKA POS

Jazirah Sultra

Diwarnai Demonstrasi, DPRD Selenggarakan Paripurna Penetapan Bupati Muna Terpilih

Suasana unjuk rasa di depan kantor DPRD Muna jelang rapat Paripurna DPRD tentang pengumuman penetapan Rusman Emba dan Abdul Malik Ditu jadi Bupati dan wakil bupati Muna.FOTO : Ahmad/Kolaka Pos

 

KOLAKA POS, RAHA – Penolakan tegas hasil putusan Mahkamah Kostitusi (MK) pada Juli 2016 lalu yang memenangkan LM. Rusman Emba-Abdul Malik Ditu terus disuarakan oleh ratusan simpatisan akronim Dokter-Pilihanku. Kali ini, Sabtu (6/8) sekitar pukul 10.00 wita, ratusan massa yang mengatas namakan Pejuang Dokter-Piluhanku itu kembali menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Muna jelang Paripurna penetapan LM. Rusman Emba dan Abdul Malik Ditu sebagai Bupati dan Wakil Bupati Muna terpilih sesuai dengan hasil rapat pleno KPU Muna nomor 33/KPTS/KPU-Kab.026.433541/2016 yang dilaksanakan pada Senin (1/8) lalu.
Dalam aksi tersebut, massa Pejuang Dokter-Pilihanku itu menuntut agar DPRD Muna menunda Rapat Paripurna itu. Sebab, mereka menglaim bahwa keputusan yang dikeluarkan oleh para hakim MK merupakan keputusan berpihak kepada pasangan Rumah-Kita. Lantaran keputusan yang di keluarkan MK saat itu tidak mempertimbangkan laporan pelanggaran yang disampaiakan oleh pasangan Dokter-Pilihanku.
Menurut mereka, salah satu bukti pelanggaran yang di acuhkan oleh MK yakni laporan Dokter-Pilihanku terkait pemalsuan dokumen negara yang dilakukan oleh Abdul Malik Ditu pada PSU yang digelar 19 Juni lalu.
“Terjadi KTP ganda atau pemalsuan dokumen Negara yang dilakukan sendiri oleh wakil pasangan calon nomor urut 1 yaitu Malik Ditu beserta keluarganya sebanyak 4 suara. Kini semua telah dilaporkan ke Mabes Polri Jakarta,” tutur Kordinator lapangan Muhamad Iksan dalam orasinya.
Pantauan Kolaka Pos Sabtu (6/8) siang itu, para pengunjuk rasa itu sempat bersitegang dengan pihak aparat kepolisian yang mengawal aksi mereka. Sebab, ratusan demonstran itu berusaha untuk menerobos melewati pagar kawat berduri yang di pasang oleh pihak kepolisian untuk membatasi mereka. Aksi saling sorong dan tarik menarik antara pengunjuk rasa dan pihak kepolisian saat itu pun tak bisa terhindarkan.
Suasana panas kembali meredah setelah lima orang perwakilan dari pejuang Dokter-Pilihanku di perbolehkan bertemu dengan Ketua DPRD Muna.
Akibat dari aksi pengunjuk rasa itu, rapat Paripurna DPRD tentang penetapan Bupati Muna terpilih yang dijadwalkan berlangsung pukul 11.00 wita Molor hingga tiga jam.
Sekitar pukul 14.00 Wita, akhirnya DPRD yang dipimpin Ketua DPRD Muna Mukmin Naini menggelar Rapat Paripurna terkait pengumuman hasil penetapan pasangan calon Bupati dan wakil Bupati Muna dalam pemilihan bupati dan wakil bupati Muna 2015. Dan mengumumkan LM. Rusman Emba dan Abdul Malik Ditu di tetapkan menjadi bupati Muna terpilih berdasarkan SK DPRD Muna nomor 170/198/2016. (m1/hen)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top