Bendahara Dikpora Sanggah Pernyataan Kepala BPKD – KOLAKA POS

KOLAKA POS

BERITA UTAMA

Bendahara Dikpora Sanggah Pernyataan Kepala BPKD

KOLAKA POS, BOMBANA – Pernyataan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKD) kabupaten Bombana H.Nasir Hs Noy beberapa waktu lalu, mengenai mengendapnya pembayaran sertifikasi dan tambahanpenghasilan (Tamsil) dari pemerintah pusat yang tidak langsung ditransfer direkening guru dibantah oleh Bendahara Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora).
Hal tersebut diungkapkan oleh Bendahara Dikpora Muhammad Idris, Kamis (4/8) di ruang kerjanya. Ia menjelaskan bahwa Dikpora tidak pernah menahan tunjangan tersebut, sebab dalam aturan dikpora dibatasi waktu selama 5 hari untuk melakukan penyaluran dana tunjangan ke rekening masing-masing guru.
Lanjutnya, kata Idris tunjangan sertifikasi danTamsil yang berasal dari pemerintah pusat masuk ke rekening BUD itu, selanjutnya masuk ke rekening guru yang menerima tunjangan. Dan pihak Dikpora memiliki petunjuk tehnis proses pencairan yang selama ini dilakukan.
Ia menambahkan, petunjuk tehnis Pencairan tersebut berdasarkan SK Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (DJGTK) dan Dapodik, jika hal tersebut sudah dipenuhi oleh setiap guru, maka Dikpora mengusulkan pencairan dana tunjangan pada BUD untuk segera mentrasferkan dana tunjangan tersebut kerekening Dikpora.
Lanjutnya, kata Idris dari rekening Dikpora maka dana tunjangan ditransfer atau disalurkan kemasing-masing rekening guru yang menerima Juli pihak dikpora sudah mengajukkan permintaan pencairan dana dana dan harus cair tanggal 21 Juli, namun pihak BPKAD baru cairkan pada 1 Agustus, sehingga dalam hal ini terjadi keterlambatan selama dua minggu dikarenakan BPKAD menunjuk satu bank yaitu BPD.
“Sementara dana sertifikasi dan tamsil sesuai petunjuk Dirjen itu harus di tiga bank yakni BPD, BRI dan BNI,” ungkapnya. (k6/hen)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top