Warga Tondowolio Berharap Bantuan Bagang Drum – KOLAKA POS

KOLAKA POS

Metro Kolaka

Warga Tondowolio Berharap Bantuan Bagang Drum

70 Persen Berprofesi Nelayan

KOLAKA POS, KOLAKA – Kelompok nelayan di desa Tondowolio, kecamatan Tanggetada, saat ini sangat membutuhkan bantuan alat tangkap bagang drum. Herman, salah satu nelayan mengakui jika saat ini bantuan dinas kelautan dan perikanan belum pernah memberikan bantuan alat tangkap bagang drum di desa Tondowolio. Padahal instansi tersebut sudah mengetahui karakteristik desa Tondowolio, yang merupakan desa pesisir.
“Setiap malam kami hanya menjadi penonton saja, banyak bagang yang datang itu dari daerah lain, kami disini (Tondowolio, red) hanya mengandalkan pancing dan jaring saja yang jumlahnya tidak seberapa,” keluhnya.
Herman mengungkapkan, hasil laut di desa Tondowolio sangat melimpah, hanya saja nelayan desa Tondowolio tidak begitu lincah dalam menyusun proposal bantuan, sehingga banyak bantuan namun yang dapat dari daerah lain.
“Kami sudah pernah mengusulkan bantuan bagang drum, namun sayang yang beruntung bukan nelayan desa Tondowolio, kami disini mencoba bersabar saja, siapa tahu kami bisa mendapatkan bantuan tahun ini atau tahun depan,” ujarnya.
Dipilihnya bagang drum, karena menurutnya pengoperasian bagang drum lebih hemat dibandingkan dengan bagang mesin. “Jika bangang drum nelayan hanya mengeluarkan dana Rp200 ribu saja, namun jika bagang mesin sekali mencari ikan membutuhkan dana Rp3 juta hingga Rp4 juta. Saya sangat berharap pemerintah bisa memberikan bantuan kepada nelayan di desa Tondowolio. Kami disini di desa Tondowolio hampir 70 persen nelayan,” katanya.
Sementara itu, kepala desa Tondowolio Bustan, membenarkan jika warganya saat ini membutuhkan bantuan alat tangkap bagang drum. “Ia, memang nelayan disini membutuhkan bantuan bagang drum. Jujur saja, kami disini hanya menjadi penonton karena setiap musim bagang ada puluhan bagang dari penjuru Kolaka berkumpul di depan desa Tondowolio, bahkan bagang dari Sulawesi Selatan juga ikut mencari ikan disini. Kami warga Tondowolio hanya bisa memancing dan menjaring saja,” paparnya. (hud)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top