Target PAD Bay Pass Kolut Hingga Rp1 Miliar – KOLAKA POS

KOLAKA POS

Kolaka Utara

Target PAD Bay Pass Kolut Hingga Rp1 Miliar

KOLAKA POS, LASUSUA – Jalan wisata pesisir yang menghubungkan ibu kota Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) Kecamatan Lasusua dan Kecamatan Kecamatan Katoi, yang dikelola Perusda menjadi penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) terbesar.
Kadis Pariwisata dan Nakertrans Kolut Firdaus mengatakan, di tahun pertama pembangunanya sebagai sarana transportasi saat ini jalan wisata bay pas Lasusua-Tobaku yang di kelolah perusahan daerah (PD) Suawindu Kolut sebagai pemenang tender menjadi salah satu penyumbang PAD yang cukup besar.
“Pengelolaannya baru memasuki tahun kedua. Namun Tahun 2015 PD suawindu ditarget sebesar Rp700 juta lebih karena pengelolaan retribusinya mulai berjalan pada April, sedangkan untuk target perusda tahun 2016 ini sebesar Rp1 miliar lebih,” ujarnya beberapa waktu lalu.
Menurutnya, setoran selalu terpenuhi sesuai target dan untuk tahun 2016 ini ditriwulan pertama setoran baru Rp200 juta dan untuk setoran triwulan kedua tahun 2016 akan segera dilakukan pihak PD suawindu.
“Jalan tol wisata kolut akan menjadi icon sumber pendapatan asli daerah (PAD) yang bisa diandalkan kedepanya,’’terangnya
Selain itu, kata Dia, keseriusan Pemerintah Daerah (Pemda) Kolut dalam menata dan meningkatan fasilitas objek wisata bahari sebagai sumber PAD terus di genjot dengan menyediakan sarana prasarana yang memadai.
“Untuk menjadikan wisata sebagai sumber PAD di tahun 2016 ini melalui Dinas Parawisata Pemda Kolut kembali mengelontorkan dana sebesar Rp. 2 milyar untuk pembangunan sarana dan prasarana pendukung objek wisata” ujar Firdaus.
Firdaus menambahkan untuk objek wisata danau biru Kecamatan Wawo, objek wisata laut pasir putih Kecamatan Lasusua, objek wisata Bahari Pakue di Kecamatan Pakue dan objek wisata pulau wulan serta objek wisata pasir putih tolala di Kecamatan Tolala saat ini dikembangkan untuk menjadi sumber PAD.
“Untuk wisata bahari pengelolaanya sementara ini diserahakn pada masing-masing desa. Namun desa juga ditarget setiap tahunya harus menyetorkan PAD’ imbuhnya. (k2)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top