Disorot, Dua Anggota DPRD Kolaka ke Luar Negeri – KOLAKA POS

KOLAKA POS

BERITA UTAMA

Disorot, Dua Anggota DPRD Kolaka ke Luar Negeri

Konstituen dan LSM Protes

 

 

Salah satu foto selfie Rusman dan Amiruddin Massang saaat berada di luar negeri yang diunggah oleh Rusman di akun FB-nya.FOTO : ist/Kolaka Pos

Salah satu foto selfie Rusman dan Amiruddin Massang saaat berada di luar negeri yang diunggah oleh Rusman di akun FB-nya.FOTO : ist/Kolaka Pos

KOLAKA POS, KOLAKA – Dua anggota DPRD Kolaka, Rusman Legislator PKS dan Amiruddin Massang Legislator PAN mendapat sorotan dari beberapa anggota masyarakat Kolaka dan konstituen mereka, pasalnya memasuki masa reses III keduaa nggota DPRD ini malah berkunjung keluar negeri di tiga negara yaitu Malaysia, Tahiland dan Singapore dengan dalih mengikuti study tour dan seminar internesional Studi S2.
Beberapa warga menilai mereka lebih mengedepankan kepentingan pribadi mereka dibanding bertemu dengan rakyat yang menjadi kontituennya.
“Terlalu mereka, lebih pentingkan kepentingan pribadi mereka dibandingkan bertemu dengan kita ini, padahal kita ingin mengutarakan aspirasi kepada mereka yang duduk di dewan,” ujar Fadly, warga Desa Pesouha Kecamatan Pomalaa kepada Kolaka Pos kemarin.
Dan lebih disayangkan lagi, ujarFadly, kegiatan mereka diluar negeri diupload mereka sendiri di media sosial yang kebanyakan “selfi-selfie”.
“Lihat sendiri fb mereka, banyak selfie-selfie. Kesannya hura-hura saja, saya kira lebih penting reses bertemu dengan kita dibanding keluar negeri,” ungkapnya.
Hal yang sama juga diungkapkan oleh Oki, warga kecamatan Baula, dirinya berharap para anggota DPRD untuk bisa mementingkan kepentingan kontituennya dibanding kepentingan pribadinya. “Tidak ada yang larang study tour, tetapi agenda reses itu juga kan penting, karena tujuan reses adalah menyerap dan menindaklanjuti aspirasi konstituen, kalau study tour kan kepentingan pribadi,” ujarnya.
Warga Baula ini juga berharap pihak sekretariat DPRD tidak membayarkan dana reses bagi keduanya karena tidak melakansakan agenda tersebut. “Sekretariat DPRD juga jangan kasih dana reses kepada mereka, sebab mereka tidak laksanakan agenda itu,” paparnya.
Kritikan pedas juga datang dari Ketua LSM LIDER Kolaka, Herman Syahruddin. Menurut Herman kedua anggota DPRD tersebut jelas telah mengabaikan agenda penting pertemuan dengan rakyat. “Apa yang kita mau harapkan dari wakil rakyat yang sepert iini? Sudah ada agenda penting bertemu rakyat malah lebih memilih study tour, ini jelas akan menyakiti hati rakyat, reses itu sangat penting, dan ini yang dinanti rakyat mau bertemu dengan wakilnya, mengutarakan aspirasinya dan unek-uneknya, dan setiap anggota DPRD wajib membuat laporan reses mereka, kalau mereka diluar negeri apanya yang mau dilaporkan?,” ujar Herman.
Herman juga menyayangkan kedua anggota DPRD terlalau mengumbar foto-foto selfie mereka di media sosial yang terkesan “pamer”.
“Kesannya pamer kan, memangsih tidak ada yang melarang mengunggah foto-foto selfie di media sosial, tetapi kan mereka ini anggota DPRD, punya tugas dan agenda reses, trus foto uang diunggah kebanyakan kesannya hura-hura dan jalan-jalan, rakyat pasti menilai mereka negatif,” tutur Herman.
Herman juga mengatakan bahwa dirinya akan melakukan investigasi jika pihak sekretariaat DPRD membayarkan dana reses bagi kedua anggota DPRD tersebut padahal mereka tidak melakukan reses. “Saya akan kejar, itu jelas manipulasi kalau pihak sekretariat membayarkan dana reses mereka padahal mereka tidak reses,” ungkapnya.
Untuk diketahui dalam akun facebook kedua anggota DPRD tersebut, mereka diduga mengabaikan kegiatan reses DPRD yang telah diagendakan pada 28 Juli hingga 4 Agustus 2016 karena bertepatan dengan agenda study tour dan seminar internesional Studi S2 mereka yang berlangsung 20 Juli hingga 5 Agustus 2016 di tiga negara. Dan dalam akun facebook keduanya memang terlihat keduanya sering mengunggah foto-foto selfie mereka di beberapa tempat di tiga negara tersebut.
Dan di beberapa unggahan foto mereka, menimbulkan pertanyaan dari beberapa pengguna FB. Meski demikian, Rusman dalam akun fbnya menyatakan bahwa agenda mereka tidak menggunakan dana Surat Perintah Perjalanan Dinas melainkan dana pribadi. “Tidak ada SPPD keluar negeri broo…” tulis Rusman dalam akun FBnya menjawab pertanyaan dari salah satu pengguna FB akun Akbar Wapong saat memberi pertanyaan kepada Rusman terkait unggahannya study tour ketiga negara tersebut. “Pake uang pribadi ato pake keringat rakyat Kolaka nih…pak dewan???” tanya akun fb Akbar Wapong. (cr4/hen)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top