Banyak Anggota Dewan “Bolos” Sidang Paripurna – KOLAKA POS

KOLAKA POS

BERITA UTAMA

Banyak Anggota Dewan “Bolos” Sidang Paripurna

Hasil Reses Didominasi Permintaan Pembangunan Infrastruktur

 

 

 Suasana rapat paripurna hasil reses II DPRD, terlihat banyak kursi anggota DPRD yang kosong.FOTO : Mirwanto/Kolaka Pos

Suasana rapat paripurna hasil reses II DPRD, terlihat banyak kursi anggota DPRD yang kosong.FOTO : Mirwanto/Kolaka Pos

KOLAKA POS, KOLAKA – Pasca reses ke II untuk tahun ini sejak 28 Juli hingga 24 Agustus, DRPD Kolaka memparipurnakan hasil reses tersebut pada sidang paripurna yang digelar di ruang rapat paripurna DPRD Kolaka, kemarin. Rapat itu dipimpin oleh Ketua DPRD Kolaka Parmin Dasir dan Pelaksana Wakil Ketua H. Syakruddin. Turut hadir pula Asisten I, Ismail Bella yang mewakili Bupati Kolaka dan beberapa kepala SKPD di lingkup Pemda Kolaka.
Untuk anggota DPRD yang berada di wilayah Dapil V meliputi kecamatan Pomalaa, Tanggetada, Watubangga dan Polinggona, hasil reses dibacakan oleh Rusman, legislator Demokrat. Dalam laporan resesnya, Rusman menyebutkan secara umum warga di Dapil V meminta pembangunan fisik diberbagai bidang yang belum terselesaikan, selain itu mereka juga mengusulkan beberapa kegiatan fisik lainnya.
“Di kecamatan Watubangga misalnya, warga meminta pembangunan dekker, jalan usaha tani, jembatan gantung Tandebura dan drainase,” papar Rusman.
Hal lain yang disorot warga dalam reses mereka kata Rusman, terbengkalainya penyelesaian jalan poros Pomalaa – Watubangga. Rusman juga mengungkapkan, maraknya bom ikan menjadi laporan warga di kecamatan Pomalaa. “Bom ikan menjadi laporan warga, mereka resahkan hal ini, semoga ini menjadi perhatian pihak terkait,” papar Rusman.
Sementara itu, untuk derah pemilihan I, yang meliputi kecamatan Samaturu, Latambaga, Iwoimenda dan Wolo, hasil reses anggota DPRD dapil ini dibaccakan oleh Musdalim Zakir, legislator PKPI. Musdalim memaparkan berbagai aspirasi dan usulan warga langsung disampaikan kepada masing-masing anggota DPRD, karena kata Musdalim, anggota DPRD di dapil ini melakukan reses secara sendiri-sendiri. Musdalim melaporkan ada beberapa hal yang menjadi catatan dari aspirasi warga di dapil ini.
“Persoalan pemekaran beberapa kecamatan dan desa menjadi agenda yang mendesak diusulkan oleh warga di dapil ini, selain itu kami ingin juga memaparkan adanya kesenjangan tunjangan honorer di perangkat pemerintahan desa, mulai dari kepala lingkungan dan kepala dusun,” papar Musdalim.
Usulan Pembangunan fisik untuk kepentingan umum juga menjadi hal yang tak lupa disebuitkan legislator PKPI tersebut dalam laporannya. Selian itu, Musdalim menekankan dalam Paripurna tersebut untuk mendesak terbentuknya Dinas Pemuda dan
Olahraga di Kolaka.
“Banyaknya potensi pemuda dan bidang olahraga yang bisa dipacu dan ditingkatkan, menjadi latar belakang bagi kami untuk mengusul terbentuknya Dinas Pemuda dan Olahraga sendiri pisah dari Dinas Pendidikan, ini harus direspon,” ujarnya.
Sementara untuk Dapil III meliputi kecamatan Kolaka, Baula dan Wundulako, hasil reses dibacakan oleh Yunus Patandianan, legislator PDIP. Di dapil III Yunus memaparkan, warga berharap percepatan pembangunan infrasturuktur berbagai bidang seperti jalan, jembatan dan drainase.
“Banyaknya usulan dan aspirasi warga di tiga kecamatan ini tidak dapat kami sebutkan satu persatu, namun secara umum warga berharap pembangunan infrastruktur diberbagai bidang seperti jalan, jembatan dan drainase,” ujarnya.
Sayangnya, dalam rapat paripurna tersebut beberapa anggota DPRD “bolos”, terlihat beberapa kursi anggota dewan kosong.
“Yang penting mereka telah merumuskan laporan-laporan reses mereka untuk disampaikan disini,” ujar Parmin Dasir, Ketua DPRD Kolaka menjawab pertanyaan wartawan terkait ketidakhadiran beberapa anggota DPRD dalam rapat paripurna tersebut. (cr4)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top