Muh. Natsir: Haram Hukumnya Jika Ada Pungutan di KUA – KOLAKA POS

KOLAKA POS

Jazirah Sultra

Muh. Natsir: Haram Hukumnya Jika Ada Pungutan di KUA

Kemenag Konawe Buka Workshop Disiplin Pegawai

KOLAKA POS, UNAAHA – Sejak dijabat Muh. Natsir Mei lalu, Kementerian Agama (Kemenag) Konawe mulai melakukan pembenahan disiplin pegawai. Hal tersebut dilakukan, untuk menjaga citra instansi tersebut agar lebih dipercaya oleh masyarakat, terlebih instansi tersebut berada di tengah-tengah masyarakat dalam menangani masalah keagamaan.
Untuk itu, pembenaan disiplin bagi setiap individu pegawai di Kemenag Konawe dilakukan Natsir melalui workshop pembinaan disiplin pegawai lingkup Kemenag Konawe, yang diikuti oleh pegawai Kemenag dan kepala Kantor Urusan Agama (KUA) kecamatan, kemarin.
Natsir menjelaskan, disiplin pegawai wajib dilaksanakan karena Kemenag salah satu instansi yang bersentuhan ke masyarakat umum, terlebih lagi yang berhubungan dengan agama dalam hal pernikahan.
“Kita merupakan instansi vertikal yang berhubungan dengan masyarakat dalam hal keagaaman, untuk itu demi menjaga nama baik instansi, disiplin individu pegawai harus diperbaiki,” ungkapnya.
Tidak hanya hubungan ke masyarakat, sebagai salah satu Aparatur Sipil Negara (ASN) pembenaah diri dimulai dari lingkup birokrasi Kemenag, hal ini sebagai dasar menjaga citra instansi di luar lingkup kantor, untuk itu hak dan tanggung jawab bagi setiap pegawai sama.
“Tidak adanya pungutan termasuk disiplin dalam mengelola keuangan yang bersifat integritas dan tanggung jawab, saya sangat melarang ada ASN memotong hak-hak pegawai, baik honor maupun terkait kegiatan,” terangnya.
Selain itu, dengan adanya workshop yang dilakukan Kemenag Konawe, kesadaran akan fungsi dan tugas sebagai pegawai bisa membawa perubahan diri, serta menjaga nama baik instansi terlebih untuk pegawai yang ada di KUA kecamatan, karena ketidakdisiplinan terjadi ketika pengawasan kurang maksimal.
“Kita harapkan sebagai unjung tombak Kemenag, yakni KUA yang ada di kecamatan, haram hukumnya jika ada pungutan-pungutan yang terdapat di KUA, dalam pengurusan administrasi akad nikah dan buku nikah, karena semua pegawai tahu bahwa pelaksanaan akad nikah dan buku nikah sepenuhnya gratis untuk masyarakat, terkecuali dilakukan di luar KUA,” tegasnya. (m4)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top