Bentrok, Unjuk Rasa Tolak Putusan MK Depan KPU Muna – KOLAKA POS

KOLAKA POS

BERITA UTAMA

Bentrok, Unjuk Rasa Tolak Putusan MK Depan KPU Muna

P_20160801_163927KOLAKA POS, RAHA – Bentrokan diwarnai aksi saling dorong terjadi antara ribuan massa pendukung akronim Dokter-Pilihanku di depan kantor KPU Muna dengan personil kepolisian pada Senin (1/8) sekitar pukul 16.30 Wita.
Bentrokan itu terjadi karena massa pendukung Dokter-Pilihanku itu berusaha untuk menerobos masuk ke kantor KPU Muna setelah pasangan calon Bupati Muna Rusman Emba-Malik Ditu di tetapkan sebagai bupati Muna terpilih periode 2016-2021 pada pleno KPU Muna yang digelar sore itu.

Pantauan Kolaka Pos Senin sore itu, tak hanya aksi saling dorong, hujan batu beserta lemparan kayu mewarnai aksi anarkis itu. Akibatnya satu orang anggota kepolisian menderita luka di kepala lantaran terkena lemparan kayu dari para pengunjuk rasa.

Karena aksi ribuan massa itu sudah tak terkendali, pihak kepolisian yang mengawal aksi tersebut terpaksa menembakan gas air mata dan menyemprotkan air dari mobil water canon kearah pengunjuk rasa itu agar mereka dapat membubarkan diri.

Sebelumnya, pada Minggu (31/7) Sore, hingga Senin (1/8) pagi, ribuan massa simpatisan Dokter-Pilihanku itu menggelar aksi di depan KPU Muna dengan menuntut agar KPU Muna dapat menunda pelaksanaan pleno penetapan bupati dan wakil bupati Muna terpilih yang di tetapkan oleh MK pada 27 Juli lalu.

Hal tersebut dikemukakan kordinator lapangan La Ode Kadaruddin Mongkito. Menurutnya, MK tidak obyektif dan unfair dalam memberikan putusan terhadap pelaksanaan pilkada 9 Desember 2015 lalu.

“Kami meminta agar KPUD Muna tidak tergesa-gesa melakukan Pleno penetapan calon. Sebab, wakil dari calon yang telah diputuskan memperoleh suara terbanyak oleh MK. Karena sedang di laporkan pada Mabes Polri atas kasus dugaan pemalsuan dokumen,” tuntutnya. (m1/hen)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top